Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

5 Fakta di Balik Kebakaran Ogoh-Ogoh di Denpasar, Api Mengamuk dalam Hitungan Menit!

I Gede Paramasutha • Senin, 24 Maret 2025 | 02:14 WIB

TERBAKAR: Api berkobar menghanguskan ogoh-ogoh milik STT Suralaga.
TERBAKAR: Api berkobar menghanguskan ogoh-ogoh milik STT Suralaga.

BALIEXPRESS.ID – Musibah tak terduga menimpa Ogoh-Ogoh karya STT Suralaga, Banjar Wangaya Kelod, Desa Dauh Puri Kaja, Denpasar Utara, Bali.

Hanya dalam hitungan menit, ogoh-ogoh yang hampir siap untuk pengarakan dalam Upacara Pengerupukan itu hangus dilalap api pada Minggu (23/3/2025) pukul 15.00 WITA.

Peristiwa ini bermula ketika Wahyudi (50), seorang saksi mata, tengah melakukan pengelasan pada bagian besi penyangga ogoh-ogoh.

Baca Juga: Dorong Pertumbuhan Ekonomi dan Optimalisasi Kawasan Industri, BRI Jalin Kerja Sama dengan HKI

Rencana awalnya, tinggi ogoh-ogoh akan diturunkan agar mudah melewati jalur pengarakan.

Namun, siapa sangka, percikan api dari las justru memicu bencana besar.

Fakta-Fakta Mengejutkan di Balik Kebakaran:

1.  Material Mudah Terbakar

Ogoh-ogoh ini sebagian besar dibuat dari coco fiber (serat kelapa) dan kain, yang ternyata sangat mudah tersulut api.

Baca Juga: TRAGIS!!! Kronologi dan Penyebab Ogoh-Ogoh Banjar Wangaya Kelod, Denpasar Hangus Terbakar, Tinggal Lima Hari Jelang Pengerupukan

2.  Upaya Antisipasi Gagal Total

Sebelum pengelasan dilakukan, STT Suralaga sudah menyiram ogoh-ogoh dengan air sebagai langkah antisipasi. Namun, nyatanya, api tetap menyambar dengan cepat.

3.  Warga Panik, Api Sulit Dipadamkan

Begitu api mulai menjalar, warga dan anggota STT langsung bergotong royong berusaha memadamkannya dengan air seadanya. Sayangnya, kobaran api terlalu cepat melalap patung raksasa tersebut.

4.  Kerugian Capai Puluhan Juta

Ogoh-ogoh yang sudah hampir rampung kini tinggal rangka besi. Kerugian ditaksir mencapai Rp 25 juta, belum termasuk kerusakan pada mobil Honda Brio yang terkena uap panas dari kebakaran.

5.  Petugas Damkar Turun Tangan

Sekitar satu jam setelah api berkobar, tim Pemadam Kebakaran Kota Denpasar akhirnya berhasil menjinakkan si jago merah. Beruntung, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini.

Kini, STT Suralaga dihadapkan pada dilema besar: Apakah mereka akan membuat ogoh-ogoh baru dalam waktu hanya lima hari menjelang Pengerupukan? Atau harus merelakan tahun ini tanpa arakan ogoh-ogoh? ***

Baca Juga: Wabup Alit Sucipta Hadiri Final Pemilihan Duta Anak Badung Tahun 2025

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #ogoh-ogoh #denpasar #terbakar