BALIEXPRESS.ID – Cuaca ekstrem melanda Kabupaten Tabanan sejak Sabtu dan Minggu (22-23/3). Angin kencang yang bertiup selama dua hari itu menyebabkan sejumlah bangunan pura roboh dan pohon tumbang di berbagai wilayah.
Salah satu peristiwa paling mencolok terjadi di Merajan Griya Mas Pacut, Desa Rejasa, Kecamatan Penebel, di mana beberapa pelinggih utama seperti Bale Piasan, Pelinggih Taksu, dan Pelinggih Tugu hancur akibat terjangan angin.
Kapolsek Penebel, AKP I Gusti Kade Alit Murdiasa, mengungkapkan bahwa insiden ini pertama kali dilaporkan oleh Kepala Wilayah Pacut, I Made Adi Gunawan, pada Sabtu (22/3) pukul 13.15 WITA.
Polisi dan petugas terkait segera melakukan pengecekan dan memastikan angin kencang sebagai penyebab utama.
Meskipun tidak ada korban jiwa, kerugian material ditaksir mencapai Rp 300 juta.
Pohon Tumbang Hancurkan Pelinggih Pura, Akses Jalan Tertutup
Dampak cuaca buruk tak hanya dirasakan di Penebel. Di Kecamatan Baturiti, pohon tumbang menghantam Pelinggih Pura Dalem di Desa Apuan serta Pelinggih Merajan milik warga, menyebabkan kerusakan parah dengan total kerugian mencapai Rp 200 juta.
Situasi lebih parah terjadi di Jalur Denpasar – Singaraja, Banjar Belah, Desa Luwus, Baturiti, di mana pohon kayu suar tumbang dan menutupi seluruh badan jalan, menghambat lalu lintas.
Baca Juga: Bimbingan Orang Tua sejak Dini, Kunci Keamanan Anak dalam Bermedia Sosial di Era Digital
Di Desa Riang Gede, Kecamatan Penebel, sebuah pohon terap tumbang dan menimpa Piasan Pura Beji, menyebabkan kerusakan signifikan. Insiden serupa terjadi di Lapangan Alit Saputra, Desa Dangin Carik, Kecamatan Tabanan, yang membuat kawasan jogging track tertutup oleh reruntuhan pohon.
BPBD Kerahkan Tim, Warga Diminta Waspada
Seluruh proses evakuasi dan pembersihan dilakukan pada Minggu (23/3) oleh petugas Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Tabanan bersama warga. Kepala BPBD, I Nyoman Srinada Giri, mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat cuaca ekstrem yang masih berpotensi terjadi.
“Kami mengingatkan seluruh pengguna jalan dan masyarakat agar lebih berhati-hati. Hujan lebat dan angin kencang masih berpotensi terjadi dalam beberapa hari ke depan,” ujarnya.
Editor : I Putu Suyatra