BALIEXPRESS.ID - Kebakaran Villa Devalaya, di Kawasan Bali Pecatu Graha, Jalan Anggrek Raya I, Desa Ungasan, Kuta Selatan, pada Senin 17 Maret 2025, sempat membuat heboh.
Lantaran, selain meludeskan bangunan villa, insiden itu juga nyaris merenggut nyawa Warga Negara Asing (WNA) asal Inggris bernama Stephen Joseph, 35 dan dua ekor anjingnya.
Untungnya, korban yang sempat terjebak kobaran api bisa cepat diselamatkan oleh sekuriti dan petugas BPBD.
Mirisnya, belakangan terkuak bahwa kebakaran itu ternyata disebabkan oleh perbuatan orang tak dikenal (OTK).
Hal itu disampaikan Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi.
"Berdasarkan hasil penyelidikan Tim Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan di lokasi kejadian, ditemukan adanya indikasi dugaan pembakaran yang disengaja," ujarnya, Selasa 25 Maret 2025.
Polisi menemukan barang bukti berupa botol air mineral berisi bahan bakar, serta sumbu yang dikenal sebagai molotov, di sekitar tempat kejadian perkara (TKP).
Dari hasil pengecekan rekaman CCTV, benar saja terlihat OTK tersebut berlari di halaman villa sambil membawa botol dengan nyala api. Lalu, molotov tersebut dilempar olehnya ke atap bangunan tersebut.
Setelah melancarkan aksinya, pelaku langsung lari meninggalkan lokasi. "Kejadian ini mengakibatkan pemilik mengalami trauma," tambahnya.
Oleh karena itu, saat ini Tim Unit Reskrim Polsek Kuta Selatan sedang memburu pelaku pembakaran tersebut, guna melaksanakan proses hukum dan mengungkap motif dibalik perbuatan keji tersebut. (ges)
Editor : Iqbal Kurnia