Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Antar Penumpang dari Tuban ke Jembrana, Curhat Driver Ojol Kena Tipu Bikin Haru

Wiwin Meliana • Kamis, 27 Maret 2025 | 17:34 WIB

Seorang driver ojol curhat kena tipu penumpang yang ingin pulang kampung
Seorang driver ojol curhat kena tipu penumpang yang ingin pulang kampung

BALIEXPRESS.ID-Curhatan seorang driver ojek online di media sosial menarik perhatian warganet.

Pasalnya, driver ojek online yang merupakan seorang pria tersebut menceritakan momen saat dirinya diduga ditipu penumpang yang ingin pulang kampung.

Baca Juga: Buntut Konten Rendang; Willie Salim Dikutuk Kesultanan Palembang, Dilarang ke Palembang Seumur Hidup

Melalui akun Tiktok @aricyasa7 via akun @infodenpasarterkini.id., pria tersebut menceritakan kronologis kejadiannya.

Saat itu, driver ojek online tersebut mendapatkan penumpang dari daerah Tuban ke Terminal Mengwi dengan tarif Rp. 87.000.

Akan tetapi sesampainya di terminal Mengwi, penumpang tersebut mengaku ketinggalan bus.

Baca Juga: Jangan Sembarangan! Memotong Pohon Diyakini Memotong Pahala si Penanam, Dosa Besar  bagi Pemotong, Ini Penjelasannya

Penumpang tersebut pun meminta driver untuk membantunya mengajar bus tersebut dengan bayaran Rp 200.000.  

Merasa kasihan karena iba dengan perantau yang ingin pulang kampung, driver tersebut akhirnya pun mau membantu mengajar bus yang dimaksud.

“Gak nemu-nemu busnya udah lewat jauh, coba di telpon dulu bisa gak disuruh nunggu dulu ga,” ungkapnya dikutip pada Kamis (27/03/2025).

Namun karena bus yang dimaksud tak kunjung ada, penumpang tersebut meminta pindah alih kemudi.

Driver pun tidak merasa curiga.

Sesampainya di daerah Pekutatan yang merupakan perbatasa Jembrana, bus tersebut tak kunjung ditemui.

Baca Juga: Viral di Tiktok Hingga Ditonton 2,2 Juta, Ini Lirik Lagu ‘Care Kena Bebai’ Dipopulerkan YS Bali

Sontak saja, hingga sampai di sana, driver menyebut bahwa perjalanan sudah cukup jauh dan ia tidak bisa mengantarkannya lagi.

Namun saat meminta uang bayaran sesuai perjanjian di awal, oknum penumpang justru tidak memberikan.

Penumpang tersebut mengaku jika uangnya ketinggalan di bus yang dimaksud.

Dan hanya membawa uang Rp 100 ribu.

“Sebenarnya bukan masalah materialnya ya gais, tapi kenapa sih kalau kita berbuat baik itu tau gak sih rasanya gimana, semoga dia bisa ketemu keluarganya, kapok kapok sumpah,” ujar pria tersebut sambil menahan tangisan.

 

Editor : Wiwin Meliana
#ojek online #ditipu #tuban #jembrana