BALIEXPRESS.ID - Setelah sehari penuh dalam keheningan Hari Raya Nyepi, Bali kembali menggeliat. Aktivitas penyeberangan di Selat Bali, yang menghubungkan Gilimanuk dan Ketapang, telah kembali normal.
Pembukaan kembali ini menandai berakhirnya periode hening dan dimulainya kembali aktivitas ekonomi dan sosial di wilayah tersebut.
Kembalinya Aktivitas Normal
Pada pukul 06.00 WITA, penyeberangan Selat Bali resmi dibuka kembali.
Baca Juga: Nggak Sia-sia Lapor Damkar! Warga di Klungkung Berhasil Lepas Cincin di Jari yang Bengkak
Kapal-kapal mulai berlayar, mengangkut penumpang dan kendaraan dari dan menuju Pulau Bali.
Aktivitas di Pelabuhan Gilimanuk dan Ketapang kembali ramai setelah sebelumnya sunyi senyap selama Hari Raya Nyepi.
Dampak Nyepi pada Penyeberangan
Penutupan penyeberangan Selat Bali selama Nyepi memberikan kesempatan bagi alam untuk beristirahat.
Polusi suara dan udara berkurang drastis, menciptakan suasana yang tenang dan damai.
Hal ini juga memberikan waktu bagi para pekerja pelabuhan untuk beristirahat dan merayakan Nyepi bersama keluarga.
Langkah Antisipasi
Pihak berwenang telah mengambil langkah-langkah untuk memastikan kelancaran arus penyeberangan, dengan fokus pada keamanan dan ketertiban.
Pemeriksaan kendaraan dan penumpang tetap dilakukan untuk mencegah masuknya barang-barang terlarang.
Imbauan untuk Pengguna Jasa:
Pengguna jasa penyeberangan diimbau untuk bekerja sama dalam menjaga kelancaran ini. Tetap tertib dan mengikuti aturan demi kenyamanan bersama. ***
Editor : I Putu Suyatra