Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Parah! Gerombolan WNA Hendak Trek-Trekan Pakai Ninja di Bualu, Begini Tindakan Polisi

I Gede Paramasutha • Jumat, 4 April 2025 | 18:13 WIB
TEGUR: Polisi menegur sejumlah WNA yang mengendarai sepeda motor besar sejenis Ninja dan lainnya di Bualu. (Bali Express/Istimewa)
TEGUR: Polisi menegur sejumlah WNA yang mengendarai sepeda motor besar sejenis Ninja dan lainnya di Bualu. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Balap liar alias trek-trekan yang kerap meresahkan dan membahayakan masyarakat di Bali, ternyata tak hanya digandrungi oleh anak-anak muda.

Mirisnya, kini gerombolan warga negara asing (WNA) pun terciduk hendak melakukan aksi serupa.

Hal itu ditemukan oleh Tim Patroli Blue Light Polsek Kuta Selatan di depan LPD Bualu, Jalan Bypass Ngurah Rai, Benoa, Kuta Selatan, Badung, pada Jumat 4 April 2025.

Kasi Humas Polresta Denpasar AKP I Ketut Sukadi menerangkan, jajaran Polsek Kuta Selatan melaksanakan Blue Light Patrol sejak Kamis 3 April 2025 malam. 

"Tujuannya untuk menjaga situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di wilayah selama libur panjang Hari Raya Nyepi dan Idul Fitri," ujarnya.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas, AKP I Made Windu Mertanaya, bersama tim. 

Mereka berpatroli dengan menyasar jalan-jalan utama dan sejumlah lokasi wisata yang menjadi titik keramaian selama masa liburan.

Hasilnya, petugas menemukan sekelompok WNA yang tengah berkumpul di depan Indomaret, tepatnya di depan LPD Bualu. 

"Diduga mereka (WNA) berencana melakukan aksi trek-trekan menggunakan sepeda motor besar jenis Ninja dan lainnya," tandasnya.

Menindaklanjuti hal itu, petugas langsung memberikan teguran dan peringatan keras agar tidak melakukan aksi balap liar (speeding). 

Setelah itu, para WNA tersebut bergegas membubarkan diri.

Sementara itu, Kapolsek Kuta Selatan, AKP I Komang Agus Dharmayana menegaskan, pihaknya akan terus meningkatkan patroli untuk memastikan keamanan wilayah. 

Tak hanya soal balap liar, tapi juga untuk mengantisipasi kejahatan jalanan.

“Kami akan bertindak tegas terhadap segala bentuk gangguan Kamtibmas, terutama aksi yang berpotensi membahayakan masyarakat,” tegasnya. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#bualu #wna #trek-trekan