Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Astungkara! Donasi untuk Pemulangan Jenazah Kadek Melly dari AS Tembus USD 14 Ribu

I Putu Mardika • Jumat, 4 April 2025 | 21:29 WIB

Mendiang Kadek Melly Mudiani
Mendiang Kadek Melly Mudiani
BALIEXPRESS.ID-Sejak dibuka pada Selasa (1/4) lalu, donasi untuk pemulangan jenazah Kadek Melly Mudiani, 23 yang meninggal dunia akibat kecelakaan di New Orleans, AS sudah terkumpul hingga USD 14 ribu dollar.

Jika tidak ada halangan, jasad remaja asal Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan, Buleleng ini secepatnya akan dipulangkan.

Informasi yang dihimpun Bali Express (Jawa Pos Group) dari Yayasan Sepuluh Ribu Mimpi, Ary Ulangun menyebutkan bahwa jika donasi yang terkumpul hingga Jumat (4/4) tembus di angka USD 14 ribu atau sekitar Rp 200 juta lebih.

Dana tersebut juga digalang secara bersama-sama melalui penggiat media sosial, Eddie Suartana. Dana itu mungkin sudah cukup untuk memulangkan jenazahnya.

“Cuma, dari kordinasi dengan pak Eddie di Amerika, masih menunggu pihak asuransi. Apakah kita diijinkan untuk memulangkan lebih awal, jadi biar tidak mengganggu claim. Semisal, jika pihak Asuransi mengijinkan, nanti kami akan setelah weekend akan dipulangkan, begitu rencananya,” katanya.

Ary menambahkan donasi tersebut berasal dari luar negeri dan dalam negeri. “Karena yang penggagas utamanya kan dari luar negeri. Dia yang akan mengurus kepulangan disana, keperluan disana, kalau di Bali kan agak susah nanti komunikasinya,” imbuh Ary.

Dikonfirmasi terpisah, ayah mendiang Kadek Melly, Ketut Wandika mengaku tetap menunggu informasi terkait pemulangan jenazah putrinya ke Desa Bontihing, Kecamatan Kubutambahan.

Dari hasil kordinasi pada Kamis (4/4) malam pihaknya memang sedang menunggu police report dari pihak FBI.

“Sebenarnya sudah dikasi dari pihak FBI, cuma laporan itu tidak bisa dibuka, dan harus dirilis ulang,” katanya melalui sambungan telepon.

Sejauh ini, Wandika sudah memberikan kuasa kepada Komang Tri, selaku warga Bontihing yang berada di Amerika Serikat untuk mengurus segala keperluan dokumen terkait pemulangan jenazah putrinya ke Tanah Air

Disinggung komunikasinya dengan pihak agent yang memberangkatkan Kadek Melly ke New Orleans, Wandika mengaku memang sudah ada komunikasi.

Hanya saja, masih sifatnya menunggu update informasi lebih lanjut.

“Pihak agent hanya memberikan kabar, katnya memang harus bertemu dengan pihak sponsor, asuransi. Nah, kebetulan saya sudah memberikan kuasa kepada Komang Tri yang satu kampung, yang posisinya memang disana untuk mengurus itu,” ungkapnya.

Wandika pun menyebut jika sudah jenazah putrinya berhasil dipulangkan, ia rencananya akan langsung membuatkan upacara pengabenan untuk Kadek Melly.

“Rencananya memang akan diaben kalau sudah jenazahnya di rumah, itu keputusan bersama keluarga besar. Tetapi kalau sudah sampai baru kami bisa memastikan kapan dilaksanakan upacara ngabennya,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Kadek Melly Mudiani, warga Bontihing, Kabupaten Buleleng, tewas dalam kecelakaan tragis di St. Claude Avenue, New Orleans, pada Sabtu (29/3) lalu.

Korban, yang baru tiga bulan berada di Amerika Serikat melalui program pertukaran kerja J1, meninggal di lokasi kejadian setelah terlempar dari kendaraan yang dikemudikan pelaku.

Menurut Kepolisian New Orleans (NOPD), kecelakaan terjadi sekitar pukul 06.19 waktu setempat. Pengemudi, Amindio Castillo Aguilera (21), diduga melaju dengan kecepatan tinggi sebelum menabrak attenuator di dekat persimpangan St. Claude Avenue dan Sister Street. Benturan keras menyebabkan korban terlempar keluar dari kendaraan dan meninggal di tempat.

Kadek Melly Mudiani merupakan alumni Elizabeth International Hotel Management School dan sebelumnya bekerja sebagai host/hostess di The Trans Resort Bali sebelum berangkat ke Amerika Serikat. (dik)

 

Editor : I Putu Mardika
#bontihing #kecelakaan #Kadek Melly Mudiani #kubutambahan #amerika serikat #new orleans #buleleng