BALIEXPRESS.ID - Sebuah kejadian pencurian sepeda motor yang tak lazim menggemparkan warga Banjar/Desa Tiying Gading, Kecamatan Selemadeg Barat, Kabupaten Tabanan, Bali! Pada Selasa (1/4) lalu, Ni Nengah Sutini (47) harus kehilangan sepeda motor Honda Scoopy kesayangannya dengan nomor polisi DK 3327 GAN.
Namun, yang membuat kasus ini benar-benar unik dan mengundang tanya adalah jejak yang ditinggalkan si pencuri: sebuah sepeda Polygon berwarna merah.
Alih-alih kabur tanpa jejak, pelaku justru seolah "menukar" motor korban dengan sepeda kayuhnya.
Kasat Reskrim Polres Tabanan AKP Moh Taufik Effendi pada Jumat (4/4) membenarkan adanya kasus pencurian yang terbilang langka ini.
Menurut keterangan pihak kepolisian, aksi pencurian terjadi pada Selasa pagi sekitar pukul 06.30 WITA di garasi rumah korban.
"Iya benar, kasus pencurian motor yang motornya ditukar dengan sepeda gayung ini, terjadi di Selemadeg, saat ini kasusnya ditangani oleh Reskrim Polres Tabanan," jelas AKP Taufik.
Kronologi kejadian bermula ketika suami korban, I Wayan Miyasa, menggunakan sepeda motor Scoopy tersebut untuk membeli lauk di warung dekat rumah sekitar pukul 06.00 WITA.
Baca Juga: Profil dan Kekayaan Anggota DPRD Gianyar I Nyoman Kandel: Ternyata Tak Punya Alat Transportasi Mesin
Setelah kembali, Miyasa memarkir motor di halaman rumah dan sempat menikmati kopi sebelum berangkat ke sawah menggunakan motor lain.
Tak berselang lama, anak korban, Ni Kadek Sukmayanti, menyadari bahwa Scoopy yang biasa terparkir sudah raib.
Panik menyadari motornya hilang, keluarga korban segera melakukan pencarian di sekitar rumah.
Namun, usaha mereka nihil. Akhirnya, kejadian tersebut dilaporkan kepada Kepala Wilayah (Kawil) Tiying Gading dan diteruskan ke Polsek Selemadeg Barat.
"Sebelum melapor ke pihak kepolisian, korban melaporkan kejadian kepada Kawil Tiying Gading. Untuk sepeda gayungnya, ditemukan terparkir di dekat rumah korban," ungkap AKP Taufik.
Mengenai modus operandi, Kasat Reskrim menduga pelaku memanfaatkan kelengahan korban yang meninggalkan motor di garasi dengan pintu tidak tertutup dan kunci masih tergantung.
Namun, motif di balik "pertukaran" kendaraan ini masih menjadi misteri besar. Apakah pelaku kehabisan bensin? Atau adakah alasan lain yang lebih aneh?
Hingga saat ini, pihak Polres Tabanan masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap identitas pelaku pencurian unik ini.
Selain memeriksa saksi-saksi di lapangan, polisi juga mendalami petunjuk dari barang bukti sepeda Polygon merah yang ditinggalkan.
"Pelaku masih dalam pengejaran dan penyelidikan polisi, kami melakukan beberapa upaya untuk pengungkapan ini. Termasuk mencari jejak pelaku dari barang bukti yang ditinggalkan," tegas AKP Taufik.
Kasus "tukar guling" motor dengan sepeda onthel ini menjadi perhatian publik dan menimbulkan berbagai spekulasi. Akankah polisi berhasil mengungkap misteri di balik aksi pencurian yang tak biasa ini? ***
Editor : I Putu Suyatra