BALIEXPRESS.ID- Pemkab Bangli, Bali, memastikan kelanjutan proyek pembangunan Bangli Sport Center pada tahun 2025.
Namun, anggaran yang dialokasikan masih tergolong kecil dibandingkan total kebutuhan proyek secara keseluruhan.
Kondisi ini tidak terlepas dari keterbatasan anggaran yang dimiliki Pemkab Bangli.
Baca Juga: Liburan Tragis, Anak 12 Tahun Tewas Tertimpa Dahan Pohon Lapuk saat Berkemah
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Bangli I Komang Pariartha mengungkapkan bahwa pada awalnya pemerintah daerah tidak mengalokasikan anggaran untuk kelanjutan proyek tersebut dalam APBD 2025.
Hal ini disebabkan oleh keterbatasan fiskal yang dihadapi. Namun, megaproyek tersebut akhirnya mendapatkan porsi anggaran setelah terbitnya Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang Efisiensi Belanja dalam Pelaksanaan APBN dan APBD 2025.
Berdasarkan Inpres tersebut, sejumlah anggaran disisir dan dialihkan untuk mendukung kegiatan prioritas lainnya.
Dari hasil penyisiran tersebut, Pemkab Bangli memutuskan untuk menyisihkan Rp1,2 miliar guna melanjutkan pembangunan Bangli Sport Center.
“Akhirnya sport center dapat anggaran dari hasil efisiensi itu,” ujar Pariartha pada Jumat (4/4/2025).
Ia mengakui, anggaran yang dialokasikan masih tergolong kecil jika dibandingkan dengan total kebutuhan proyek Bangli Sport Center yang mencapai sekitar Rp650 miliar.
Proyek ini memang dirancang untuk dikerjakan secara bertahap.
Pariartha menegaskan, pemerintah belum bisa mengucurkan anggaran besar tahun ini karena masih banyak program prioritas lainnya yang harus didanai.
"Awalnya tidak mendapat alokasi dalam APBD 2025. Anggaran ini dari hasil pergeseran-pergeseran,” tegas Pariartha.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa dana tersebut akan digunakan untuk pematangan lahan, khususnya di area aliran air yang belum tuntas ditangani pada tahun sebelumnya.
Sementara disinggung terkait rencana Pemkab Bangli menyerahkan aset Bangli Sport Center ke Pemprov Bali, Pariartha enggan memberikan penjelasan lebih jauh.
Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta sebelumnya menyampaikan keinginan Pemkab Bangli menyerahkan aset Bangli Sport Center ke Pemprov Bali.
Langkah ini diambil demi pemerataan pembangunan di Bangli selama masa kepemimpinannya, sebab berdasarkan rancangan awal, sport center membutuhkan anggaran total sekitar Rp650 miliar.
Pembangunan fasilitas ini dilakukan secara bertahap, dengan tahap pertama yang telah selesai pada 2024.
“Sesuai rencana akan kami serahkan menjadi Bali Sport Center. Harapan kami ke depan, tentu ini akan dibangun oleh Provinsi Bali. Sehingga APBD Bangli tidak perlu kami alokasikan lagi untuk pembangunan sport center," terang Sedana Arta pada Kamis (9/1/2025).
Seperti diketahui, Pemkab Bangli telah membangun sport center secara bertahap sejak 2022, dimulai dengan pengadaan lahan.
Pengadaan lahan tahap pertama mencakup luas 4,262 hektare dengan anggaran dari APBD Bangli sebesar Rp18,77 miliar.
Namun, lahan seluas itu belum cukup. Pada 2023, Pemkab Bangli kembali mengalokasikan APBD sebesar Rp2,9 miliar untuk pengadaan lahan tambahan seluas 7.820 m².
Pembangunan fisik tahap pertama dilaksanakan pada tahun 2024. Proyek ini dikerjakan oleh PT. Sanur Jaya Utama dengan anggaran sebesar Rp29,1 miliar.
Anggaran tersebut mencakup pembangunan lapangan sepak bola dan fasilitas lainnya, serta pematangan lahan.
Sumber dana untuk pembangunan ini berasal dari Bantuan Keuangan Khusus (DAK) Pemkab Badung. (*)
Editor : I Made Mertawan