BALIEXPRESS.ID – Dalam obrolan eksklusif di kanal YouTube JunBintang, seniman ogoh-ogoh asal Banjar Gemeh, Denpasar, Marmar Herayukti, membeberkan filosofi mendalam di balik karyanya yang berjudul "Ki Ai Nirnur".
Terinspirasi dari bahasa Kawi dan Jawa kuno, "Ki Ai" yang berarti matahari melambangkan kesadaran, sementara "Nirnur" yang berarti tanpa cahaya menggambarkan era kecerdasan buatan (AI).
Baca Juga: Fraksi Gerindra DPRD Bali Serahkan Kursi Roda dan Sembako Bagi Warga Membutuhkan
Marmar mengingatkan tentang pentingnya kesadaran manusia di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Marmar mengungkapkan bahwa kecerdasan bukan hanya milik manusia, tetapi juga milik alam semesta. Manusia hanya mampu mengakses sebagian kecil dari kecerdasan tersebut.
Marmar juga menyoroti bahaya jika manusia terlalu mengagungkan kecerdasan sendiri dan melupakan esensi kesadaran.
Menurutnya, hal ini dapat membuat manusia kehilangan kendali dan bergantung pada AI.
Oleh karena itu, kebijaksanaan menjadi kunci utama dalam mengakses kecerdasan luar biasa agar tidak terjadi kesalahan fatal.
Baca Juga: Kronologi Menegangkan Remaja Tenggelam di Pantai Pandan Nusa Penida, Usaha Evakuasi Dramatis
"Hanya orang-orang yang tercerahkan dan bijaksana yang berhak mengaksesnya," tegas Marmar.
Obrolan semakin menarik ketika Marmar membahas tentang filosofi di balik ogoh-ogohnya.
"Awalnya, membuat ogoh-ogoh adalah hobi saya sejak kecil. Lingkungan tempat tinggal saya yang banyak seniman ogoh-ogoh turut membentuk diri saya," tutur Marmar Herayukti dalam obrolannya bersama JunBintang.
Ia menjelaskan bahwa ogoh-ogoh bukan hanya sekadar patung, tetapi juga representasi dari nilai-nilai kehidupan dan kearifan lokal Bali.
Baca Juga: Niat Hati Menolong, Pria Paruh Baya di Bali Justru Kena Begal Teman Wanita, Begini Kronologinya
Marmar berharap, melalui karyanya, masyarakat dapat lebih menghargai dan melestarikan tradisi Bali yang kaya akan makna. Ia juga mengajak para seniman muda Bali untuk terus berinovasi dan menciptakan karya-karya yang membanggakan.
"Kami sangat bangga dengan karya-karya seniman ogoh-ogoh Bali jaman sekarang yang hasilnya amat bagus dan istimewa," ujar Jun Bintang dalam video NGOPLING bersama Marmar Herayukti di kanal YouTube-nya.
Editor : Wiwin Meliana