BALIEXPRESS.ID-Media sosial dihebohkan dengan keributan yang melibatkan sejumlah pecalang dan oknum warga pendatang.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @infodenpasarterkini.id., terlihat sejumlah wanita yang diduga merupakan oknum pendatang memaki-maki pecalang.
Baca Juga: Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Lucky Hakim Terancam Diberhentikan Sementara
Kejadian tersebut diduga terjadi di wilayah Desa Amed, Karangasem Bali.
Dalam video tampak sejumlah pecalang mendatangi kediaman warga pendatang.
Disebutkan bahwa kedatangan pecalang untuk meminta keterangan warga tersebut.
Namun dalam video terdengar wanita tersebut memaki-maki sejumlah pecalang yang ada dalam video dengan kata-kata kasar.
Baca Juga: WADUH! Liburan ke Jepang, Bupati Indramayu Lucky Hakim Kena Tegur, Dedi Mulyadi; Bilang Dulu Ya
Di sisi lain, terdengar salah satu pecalang mengusir warga pendatang tersebut.
Bahkan salah satu wanita menyebut nyebut nama pengacara Dr Togar Situmorang.
Belum diketahui secara pasti, bagaimana kronologi keributan tersebut.
Akan tetapi unggahan tersebut telah memancing sejumlah warganet berkomentar.
Mereka menyayangkan sikap warga pendatang yang dinilai tidak menghormati pecalang di Bali.
“Wajib dibuat website khusus blacklist orang-orang sepeti ini, tampilkan nama dan NIK nya agar tidak bisa masuk di seluruh Bali,” tulis akun @wrzkp.
“Miris semeton Bali dikata-katain begin tanpa ada tindakan tegas, hati-hati akan menjadi effect domino,” tulis akun @arifdenkerdeck dikutip pada Senin (07/04/2025).
“Amankan aja udah bli, Bali gak butuh sama orang pendatang yang gak respek sama peraturan desa,” tulis akun @Jeeellyfishh.
Editor : Wiwin Meliana