BALIEXPRESS.ID-Pengacara Dr Togar Situmorang ikut terseret dalam keributan sejumlah pecalang dan oknum ibu-ibu pendatang yang viral di media sosial.
Pasalnya, di akhir video cekcok tersebut, oknum ibu-ibu pendatang menyebut nama Pengacara Dr Togar Situmorang sebagai kuasa hukumnya.
Baca Juga: Viral! Pecalang Dimaki Oknum Pendatang di Amed, Warganet Desak Tindakan Tegas
Seolah-olah mengenal pengacara tersebut.
Terkait video viral tersebut, Dr Togar Situmorang pun angkat suara.
Dalam klarifikasinya, Dr Togar Situmorang menyebut bahwa tidak mengenal wanita tersebut.
Pihaknya mengaku sangat berkeberatan disebut-sebut dalam video viral tersebut.
“Dengan ini saya tidak mengenal dan tidak ada surat kuasa terkait masalah hukum jadi saya sangat keberatan,” tulis Dr Togar Situmorang dalam kolom komentar diunggahan akun @infodenpasarterkini.id.
Baca Juga: Liburan ke Jepang Tanpa Izin, Bupati Lucky Hakim Terancam Diberhentikan Sementara
Lebih lanjut, pihaknya juga mendukung para pecalang untuk melakukan pengamanan dan memberikan sanksi kepada ibu-ibu yang terlibat keributan viral tersebut.
“Saya mendukung muspida yang merupakan aparat desa, bapak pecalang atau babinsa bahkan aparat polisi dapat melakukan pengamanan serta sangsi terhadap ibu-ibu yang terlibat saat itu,” imbuhnya.
Sebelumnya, media sosial dihebohkan dengan keributan yang melibatkan sejumlah pecalang dan oknum warga pendatang.
Dalam video yang dibagikan oleh akun @infodenpasarterkini.id., terlihat sejumlah wanita yang diduga merupakan oknum pendatang memaki-maki pecalang.
Baca Juga: WADUH! Liburan ke Jepang, Bupati Indramayu Lucky Hakim Kena Tegur, Dedi Mulyadi; Bilang Dulu Ya
Kejadian tersebut diduga terjadi di wilayah Desa Amed, Karangasem Bali.
Dalam video tampak sejumlah pecalang mendatangi kediaman warga pendatang.
Disebutkan bahwa kedatangan pecalang untuk meminta keterangan warga tersebut.
Namun dalam video terdengar wanita tersebut memaki-maki sejumlah pecalang yang ada dalam video dengan kata-kata kasar.
Editor : Wiwin Meliana