Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Ditinggal Mudik, Warung Makan di Kuta Dilanda Kebakaran Hebat, Diduga ini Penyebabnya

I Gede Paramasutha • Jumat, 11 April 2025 | 17:53 WIB
Ludes: Warung Makan Nasi Bucil ludes setelah diamuk si jago merah. (Bali Express/Istimewa)
Ludes: Warung Makan Nasi Bucil ludes setelah diamuk si jago merah. (Bali Express/Istimewa)

BALIEXPRESS.ID - Sebuah warung makan di Jalan Mataram, Banjar Pemamoran, Kecamatan Kuta, Badung, dilanda kebakaran hebat pada Jumat, 11 April 2025, dini hari.

Besarnya kobaran api di Warung Makan Nasi Bucil itu sontak menghebohkan warga sekitar.

Lantaran, bangunan di kawasan itu cukup padat dan berdekatan, sehingga dikhawatirkan merembet.

Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra yang dikonfirmasi menerangkan, warung tersebut milik wanita bernama Jumalia dengan mengontrak bangunan dari I Wayan Wiryawan, 35.

Saat kejadian, tempat usaha tersebut dalam keadaan tutup.

"Sudah tiga hari tidak beroperasi karena ditinggal mudik ke Jember Jawa Timur oleh pemilik warung," ujarnya.

Adapun peristiwa ini pertama kali diketahui oleh penjual nasi goreng di sebelah tempat kejadian perkara (TKP) bernama Adi.

Kala itu Adi sudah selesai berjualan sekitar pukul 02.00 WITA. 

"Saksi masih duduk-duduk di warungnya karena kondisi sedang hujan," tuturnya.

Tiba-tiba, pria yang akrab disapa Cak Gondrong itu mencium bau gosong.

Maka, ia pun lari menginformasikan ke para penghuni kos yang berada di dekat tempat kejadian.

"Saksi menyampaikan bahwa mencium bau gosong dan curiga adanya kebakaran," tambahnya.

Lalu, saksi dan para penghuni kos mencari pusat bau yang diduga terjadi kebakaran.

Ternyata, terlihat Warung Makan Nasi Bucil yang dalam keadaan terbakar.

Oleh karena itu, saksi bersama warga sekitar berusaha menanamkan api dengan peralatan seadanya.

Tak berselang lama, sebanyak empat unit mobil Pemadam Kebakaran Kabupaten Badung tiba di TKP.

Amukan si jago merah akhirnya bisa dipadamkan sekitar pukul 03.05 WITA.

"Tidak ada korban jiwa salam musibah ini, untuk kerugian material masih belum bisa ditafsirkan karena masih dirinci," tandasnya.

Dugaan sementara, penyebab insiden tersebut diperkirakan akibat konsleting listrik.

Lebih lanjut, korban tidak bersedia melaporkan kejadian tersebut secara resmi ke polisi dan sudah mengikhlaskan serta menganggap sebuah musibah. (*)

Editor : I Gede Paramasutha
#Hebat #warung makan #kebakaran #kuta