Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Pura Berdampingan di Gianyar Terbakar, Diduga Akibat Percikan Api Dupa: Ini Kata Perbekel Ketewel

Ni Luh Putu Aristya Kristina Putri • Minggu, 13 April 2025 | 21:31 WIB
TERBAKAR: Dua pura yang letaknya berdampingan di tepi pantai Desa Ketewel, Gianyar terbakar, diduga akibat percikan api dupa persembahyangan.
TERBAKAR: Dua pura yang letaknya berdampingan di tepi pantai Desa Ketewel, Gianyar terbakar, diduga akibat percikan api dupa persembahyangan.

BALIEXPRESS.ID – Kebakaran melanda dua pura di Desa Ketewel, Kecamatan Sukawati, Gianyar, yakni Pura Segara dan Pura Dalem Rangkan, pada Sabtu (12/04/2025).

Kejadian ini berlangsung sekitar pukul 11.20 WITA.

Diduga kebakaran ini disebabkan oleh percikan api dupa usai persembahyang.

Api berhasil dipadamkan oleh tim pemadam kebakaran Gianyar setelah lebih dari dua jam berjibaku,

Kerusakan cukup parah diakibatkan amukan si jago merah tersebut.

Menurut Kapolsek Sukawati, Kompol I Ketut Suaka Purnawasa, kebakaran terjadi bertepatan dengan rahinan purnama.

"Api pertama kali terlihat di bangunan pelinggih Piasan di sebelah timur. Saksi berusaha memadamkan api dengan alat seadanya sebelum akhirnya menghubungi pemadam kebakaran," ungkapnya.

Lima unit armada pemadam kebakaran tiba di lokasi sekitar pukul 12.15 WITA, dan api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada pukul 13.40 WITA.

Kondisi kedua pura yang saling berdekatan serta berada di tepi pantai membuat angin kencang mempercepat penyebaran api.

Beberapa pelinggih yang terbakar di Pura Dalem Rangkan meliputi Gedong Penyimpanan, Pelinggih Pengaruman, dan Gedong Ageng.

Sementara itu, kerusakan di Pura Segara Rangkan mencakup Gedong Penyimpanan dan Pelinggih Piasan.

Meskipun tidak ada korban jiwa dalam insiden ini, kerugian material yang ditimbulkan sangat besar.

Peristiwa ini menjadi pengingat pentingnya kehati-hatian dalam penggunaan dupa saat upacara keagamaan untuk mencegah kejadian serupa.

Perbekel Desa Ketewel, Putu Kusuma Negara, mengungkapkan bahwa insiden tersebut merupakan sebuah musibah.

“Tidak ada rencana untuk menuntut pihak manapun. Kasus ini akan ditutup di sini, dan selanjutnya kami akan mengadakan rapat forum di Desa Adat,” tambahnya.

Editor : Nyoman Suarna
#perbekel #gianyar #ketewel #dupa #pura #terbakar