Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bukit di Gunaksa Terus Dikeruk, Warga Resah

I Dewa Gede Rastana • Senin, 14 April 2025 | 23:12 WIB
RUSAK LINGKUNGAN : Aktivitas pengerukan bukit di Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung yang membuat warga resah.
RUSAK LINGKUNGAN : Aktivitas pengerukan bukit di Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung yang membuat warga resah.

BALIEXPRESS.ID - Aktivitas pengerukan bukit di Dusun Buayang, Desa Gunaksa, Kecamatan Dawan, Klungkung kembali menuai sorotan.

Pasalnya, bukit yang sebelumnya tampak hijau dan asri kini berubah gundul dan rusak parah, memicu kekhawatiran warga akan dampak lingkungan yang ditimbulkan.

Pantauan di lapangan pada Senin (14/4/2025), alat berat masih terlihat beroperasi di lokasi. Hal ini memunculkan pertanyaan besar di tengah masyarakat, mengingat pengerukan tersebut telah berlangsung cukup lama dan disebut-sebut terkait dengan proyek Pusat Kebudayaan Bali (PKB) yang dikabarkan telah rampung.

“Dulu bukit itu hijau dan alami. Sekarang hampir setengah bukit sudah habis dikeruk. Proyek PKB katanya selesai, tapi kenapa pengerukan masih berlanjut?” ujar seorang warga setempat yang enggan disebut namanya.

Dari kejauhan, kerusakan kontur bukit terlihat jelas. Lereng-lereng yang sebelumnya hijau kini berubah menjadi tebing-tebing curam yang ditinggalkan tanpa vegetasi. Beberapa warga yang ditemui memilih bungkam saat dimintai tanggapan, namun keberadaan alat berat memperkuat dugaan bahwa aktivitas pengerukan belum dihentikan.

Warga berharap pemerintah turun tangan lebih serius untuk mengatasi persoalan ini. Mereka khawatir jika dibiarkan, kerusakan lingkungan akan semakin parah dan bisa berdampak pada keselamatan pemukiman di sekitarnya.

Perbekel Desa Gunaksa, I Wayan Sadiarna, saat dikonfirmasi mengaku belum mengetahui secara pasti kelanjutan aktivitas pengerukan tersebut. “Kalau dulu memang ada pengerukan, tapi kalau sekarang saya belum tahu pasti,” ujarnya singkat.

Sementara itu, Kasat Pol PP dan Damkar Klungkung, Dewa Putu Suarbawa, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menindaklanjuti laporan warga dengan turun langsung ke lokasi.

“Dari hasil pengecekan, aktivitas pengerukan itu belum mengantongi izin resmi. Kami sudah berkoordinasi dengan Satpol PP Provinsi Bali karena kewenangan izin ada di provinsi. Penertiban akan dilakukan oleh mereka,” jelasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bukit #pengerukan #klungkung #Resah #pkb #sorotan