BALIEXPRESS.ID –Jumlah korban penipuan kos-kosan bodong di Bbali yang diperkirakan mencapai 17 orang menjadi sorotan warganet.
Pasalnya, warganet mempertanyakan hal yang membuat para korbannya percaya dengan ulah terduga pelaku.
Baca Juga: Total Kerugian Fantastis! 17 Korban Kos Bodong di Bali Alami Kerugian Total Ratusan Juta
Melalui akun @ceninin_ yang pertama kali speak up terkait kasus tersebut, pemilik akun tersebut pun mengungkap alasan banyak korban yang percaya.
Pasalnya terduga pelaku sangat meyakinkan bahwa dirinya sebagai perantara atau pun pemilik dari kos-kosan tersebut.
Bahkan sebelum menempati kos atau pun kontrakan, para korban sudah sempat melakukan survey lokasi dan bertemu pelaku.
Baca Juga: Modus Licik Penipuan Kos-Kosan di Bali Terbongkar, Sewa Sebulan, Dikontrakkan 2 Tahun ke Korban
Bahkan yang lebih meyakinkan lagi, antara pelaku dan korban ada perjanjian sewa menyewa yang sudah ditanda tangani.
“Bahkan TTD kontrak di tempat tinggal pelaku! Atau kos-kos an yang di mana ada anak-anak kos yang menempati,” jelas akun tersebut dikutip pada Kamis (17/04/2025).
Bahkan si pemilik akun menyebut bahwa terduga pelaku juga terdaftar sebagai salah satu staff dari perusahaan valid penjualan property,” jelasnya.
Sebelumnya, Sejumlah perantau yang menjadi korban penipuan berkedok penyewaan kos-kosan di Bali telah melapor polisi.
Dalam unggahan akun @ceninin_, terlihat membagikan sejumlah korban yang mendatangi kantor Polres Denpasar.
Baca Juga: Niluh Djelantik Kawal Kasus Penipuan Kos di Bali, 17 Korban Siap Buat Laporan Polisi
Bahkan perempuan pemilik akun sempat menanyakan satu per satu terkait jumlah kerugian yang dialami oleh korban.
“Wajah-wajah orang ketipu ini, berapa totalnya, ini 45 juta, kalau ini 35 juta, nah ini 30 juta. Kalau yang lain masih di SPKT,” ujar perempuan pemilik akun yang juga menjadi salah satu korbannya dikutip pada Kamis (17/04/2025).
Bahkan pada unggah Instastorynya, akun tersebut juga mempertegas bahwa kerugian yang ditimbulkan cukup fantastis.
“Kepada semua korban yang ditipu oleh Elisabeth Dewi Astu, silakan laporkan e POlresta Denpasar! Atau Polda terdekat kalian! Cenin dan anak-anak lapor di Polresta Denpasar. Kerugian Ratusan Juta,” jelasnya.
Editor : Wiwin Meliana