Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Pemkab Buleleng Dukung Penuh Operasional Menara Turyapada, Siap Susun Perda Khusus Kawasan

Dian Suryantini • Jumat, 18 April 2025 | 23:53 WIB

Buapti Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra
Buapti Buleleng, dr. Nyoman Sutjidra


SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buleleng menyatakan dukungan penuh terhadap beroperasinya Menara Turyapada di Desa Pegayaman, Kecamatan Sukasada. Komitmen tersebut ditunjukkan dengan rencana penyusunan Peraturan Daerah (Perda) khusus untuk mengatur dan melindungi kawasan sekitar menara yang juga dirancang menjadi destinasi wisata unggulan di Buleleng.

Hal ini disampaikan langsung oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, usai mendampingi Gubernur Bali Wayan Koster dan Wakil Gubernur Bali Nyoman Giri Prasta dalam kegiatan Peluncuran Siaran Televisi Digital dari Menara Turyapada Komunikasi Bali Smart 6.0 Kerthi Bali, yang digelar di lokasi menara pada Jumat (18/4)

Menurut Bupati Sutjidra, Menara Turyapada bukan hanya berfungsi sebagai sarana komunikasi dan pemancar siaran televisi digital, tetapi juga akan dikembangkan sebagai objek wisata baru yang diharapkan mampu meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Buleleng.

“Selain untuk menara komunikasi, Menara Turyapada ini akan dijadikan salah satu objek wisata sehingga perlu diatur dengan perda agar pembangunan di sekitarnya tidak menjadi liar,” ujar Sutjidra.

Baca Juga: Murid SMP Tak Bisa Baca di Buleleng, Lembar Kusut di Tengah Kota Pendidikan  


Ia menegaskan bahwa keberadaan perda tersebut sangat penting demi menjaga kelestarian dan ketertiban kawasan. Dengan regulasi yang tepat, potensi wisata yang dimiliki Menara Turyapada bisa dikembangkan secara berkelanjutan dan profesional.

Lebih lanjut, Sutjidra menyampaikan rasa syukurnya atas hadirnya Menara Turyapada yang dinilainya akan membawa dampak positif terhadap perekonomian daerah. Salah satunya dengan meningkatnya PAD dari sektor Pajak Hotel dan Restoran (PHR), seiring bertambahnya jumlah kunjungan wisatawan ke Buleleng.

“Jadi pembangunan ini patut kita syukuri karena akan menambah PAD kita di Buleleng. Kembali lagi karena Menara Turyapada ini akan dijadikan destinasi wisata kelas dunia,” imbuhnya.

Tak hanya dari sisi ekonomi dan pariwisata, keberadaan Menara Turyapada juga memberikan manfaat langsung kepada masyarakat Buleleng dalam hal akses siaran televisi digital. Sebelumnya, banyak warga yang harus menggunakan antena parabola untuk menangkap siaran dari saluran nasional. Kini, dengan adanya pemancar digital di Menara Turyapada, masyarakat dapat menikmati siaran berkualitas dengan lebih mudah dan murah.

“Dengan adanya Menara Turyapada ini, masyarakat Buleleng bisa menikmati siaran saluran-saluran nasional dengan jernih melalui siaran digital,” jelas Sutjidra.

Sementara itu, Gubernur Bali Wayan Koster mengungkapkan bahwa saat ini kawasan Menara Turyapada belum dibuka untuk umum. Saat ini, yang telah beroperasi adalah fungsi pemancar siaran digitalnya. Pembukaan akses untuk umum akan dilakukan setelah proses pembangunan kawasan selesai.

“Begitu kawasan selesai semuanya baru dibuka secara umum. Manajemennya nanti kita yang akan tentukan di Pemprov Bali karena ini merupakan aset Provinsi,” kata Koster.

Dengan adanya dukungan penuh dari Pemkab Buleleng serta koordinasi dengan Pemprov Bali, Menara Turyapada diharapkan menjadi simbol kemajuan teknologi dan pariwisata di wilayah utara Pulau Dewata. ***

Editor : Dian Suryantini
#turyapada #pariwisata #menara #PHR #pad #wisata #Parabola #buleleng