Ironi di Jantung Pariwisata Bali, Kuta: Ikon Baru Justru Jadi Sasaran Vandalisme! Lampu Dewa Baruna Raib!
Putu Resa Kertawedangga• Sabtu, 19 April 2025 | 00:30 WIB
HILANG: Salah satu titik lampu sorot di Bangunan Tsunami Shelter, Pantai Kuta yang telah hilang.
BALIEXPRESS.ID - Sebuah pemandangan yang sungguh memprihatinkan terlihat di Pantai Kuta, Kabupaten Badung, salah satu ikon pariwisata Bali.
Gedung Tsunami Shelter yang baru saja diresmikan pada tahun 2022, lengkap dengan patung Dewa Baruna yang megah, kini tercoreng oleh aksi vandalisme yang tak bertanggung jawab.
Enam lampu sorot yang mempercantik wajah bangunan pelindung ini dilaporkan hilang misterius!
Bukan hanya lampu, namun besi pengamannya pun ikut raib! Padahal, bangunan yang seharusnya menjadi simbol keamanan dan kebanggaan ini masih tergolong sangat baru.
Aksi "tangan-tangan usil" ini tentu saja menimbulkan kerugian, dan sayangnya, Pemerintah Kabupaten Badung belum dapat segera menanganinya.
Kepala Bidang Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Badung, Anak Agung Rama Putra, tak menyembunyikan kekecewaannya.
"Ia itu (lampu sorot) hilang dicuri," ujarnya dengan nada prihatin pada Jumat (18/4). Gung Rama menyayangkan tindakan nekat pencuri yang tega mengambil fasilitas publik yang seharusnya dijaga bersama.
Kondisi ini tentu menimbulkan pertanyaan besar. Siapakah oknum tak bertanggung jawab yang tega merusak fasilitas publik yang dibangun untuk kepentingan bersama?
Mengapa ikon baru Pantai Kuta ini justru menjadi sasaran vandalisme? Dan sampai kapan wajah Gedung Tsunami Shelter akan terlihat "cacat" tanpa penerangan yang seharusnya? ***