Informasi yang berhasil dihimpun mengungkap detail kejadian yang membuat bulu kuduk berdiri.
Korban yang tengah berjalan kaki seorang diri di Jalan Danau Tondano, Gang Mawar, Sanur, Denpasar Selatan, pada Kamis, 17 April 2025 sekitar pukul 14.30 WITA, tiba-tiba diserang dari belakang.
Bukan hanya dipukul, mulut siswi malang ini juga dibekap secara paksa. Lebih mengerikan lagi, pelaku yang identitasnya masih gelap itu kemudian meraba bagian sensitif korban.
Kronologi Mencekam di Siang Bolong: Dibekap dan Dilecehkan di Gang Sepi
Kepada penyidik yang menangani kasus ini, korban yang masih dalam kondisi trauma berat menceritakan detik-detik mengerikan yang dialaminya.
Awalnya, FKP tak menaruh curiga saat seorang pria tak dikenal berjalan mengikutinya dari belakang.
Ia mengira pria itu hanyalah pejalan kaki biasa yang kebetulan melewati jalur yang sama. Namun, perkiraan itu salah besar.
Tanpa diduga, pria misterius itu langsung menarik tangan korban dan membekap mulutnya.
Sumber petugas mengungkapkan tindakan bejat pelaku, "Selain membekap mulut korban, pelaku juga memeluk korban dan seketika meraba-raba dan meremas payudaranya."
Dalam kondisi terancam, keberanian FKP patut diacungi jempol.
Ia berteriak meminta tolong sekuat tenaga, membuat pelaku panik dan langsung melarikan diri.
Teriakan histeris korban juga mengundang perhatian warga sekitar yang langsung keluar rumah untuk memberikan bantuan.
Sayangnya, pelaku berhasil kabur sebelum warga sempat menangkapnya, diduga karena takut amukan massa.