Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Waspada! Modus Baru Penipuan Sasar Wisatawan Liburan di Bali: Diduga Gunakan Hipnotis, Keruk Uang di ATM

Nyoman Suarna • Senin, 21 April 2025 | 04:18 WIB
Ilustrasi
Ilustrasi

BALIEXPRESS.ID - Alih-alih jadi momen menyenangkan, liburan seorang wisatawan di Bali justru berubah menjadi mimpi buruk.

Pria berinisial HSM harus merelakan tabungannya senilai Rp 102,3 juta raib begitu saja. Diduga kuat, ia menjadi korban penipuan bermodus hipnotis.

Insiden ini terjadi pada Kamis, 17 April 2025. Saat itu, HSM sedang bersantai di lobi hotel tempatnya menginap.

Tak lama kemudian, seorang pria yang mengaku bernama Adam, warga Brunei Darussalam, menghampirinya dan mengajak berbincang.

Percakapan mereka tampak biasa saja, sampai akhirnya datang pria kedua yang memperkenalkan diri sebagai Irawan, teman Adam.

Obrolan yang semula santai mulai mengarah ke topik bisnis. HSM sebenarnya menanggapi dengan setengah hati, namun pembicaraan semakin intens.

Adam dan Irawan lalu mengajak korban ke ATM bank plat merah di kawasan Sunset Road, Kuta, dengan alasan ingin menunjukkan cara transaksi bisnis.

Di sana, korban diminta mengecek saldo rekening milik Irawan dan bahkan disuruh menggunakan ATM milik pelaku.

Untuk meyakinkan HSM, Adam menjanjikan imbalan berupa iPhone 16 Pro jika ia bersedia menyimpan uang hasil "bisnis" tersebut di rekening pribadinya.

Tanpa curiga, HSM menyerahkan kartu ATM dan menyetujui transaksi yang diminta.

Namun, setelah "transaksi", kedua pria tersebut menghilang tanpa jejak.

Korban yang kebingungan kembali ke hotel dan langsung menceritakan kejadian tersebut kepada istrinya.

Saat mereka mengecek saldo melalui aplikasi mobile banking, seluruh uang di rekening sudah raib. Total kerugian: Rp 102,3 juta.

Hingga kini, dugaan kuat mengarah pada modus hipnotis sebagai cara pelaku memperdaya korban. HSM pun telah melaporkan kejadian ini ke Polresta Denpasar.

Saat dikonfirmasi, Kasi Humas Polresta Denpasar AKP Ketut Sukadi menyatakan pihaknya masih menindaklanjuti laporan tersebut. “Saya cek dulu ya,” ujarnya singkat. (*)

Editor : Nyoman Suarna
#modus #bali #atm #wisatawan #hipnotis #penipuan