BALIEXPRESS.ID – Upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) menjadi fokus Pemerintah Kabupaten Klungkung. Bupati I Made Satria bersama Wakil Bupati Tjokorda Gde Surya Putra menggelar rapat evaluasi bersama Organisasi Perangkat Daerah (OPD) penghasil PAD, Senin (21/4/2025) di Ruang Rapat Praja Mandala, Kantor Bupati Klungkung.
Rapat tersebut melibatkan 14 OPD penghasil PAD, termasuk di antaranya Dinas PUPRPKP, Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, BPKPD, Dinas Kesehatan, RSUD Klungkung, dan RS Gema Santi. Masing-masing OPD memaparkan capaian, target pendapatan, serta kendala dalam optimalisasi potensi pendapatan daerah.
Bupati Satria menyoroti masih stagnannya angka target pendapatan yang dipatok sejumlah OPD. Ia menegaskan bahwa stagnasi ini menunjukkan kurangnya inovasi dan terobosan dari OPD terkait.
“Kalau target stagnan dari tahun ke tahun, artinya tidak ada kemajuan signifikan. Target PAD meningkat minimal 110 persen hingga 2029 tidak akan tercapai kalau kita hanya mengandalkan yang sudah ada,” tegasnya.
Ia pun mendorong OPD untuk segera merevisi target pendapatan dan menggali potensi-potensi yang belum tergarap. Tiga OPD dengan potensi besar, yakni Dinas PUPRPKP, Pariwisata, dan Perhubungan, diminta bekerja lebih maksimal. Pemerintah daerah, kata Bupati, akan mendukung melalui percepatan perbaikan regulasi serta penguatan infrastruktur pendukung.
Sementara itu, Wabup Tjok Surya juga menegaskan pentingnya eksplorasi potensi retribusi baru, seperti retribusi pengangkutan sampah, parkir di objek wisata dan pelabuhan, hingga pungutan dari pedagang serta pajak kendaraan dan bangunan.
“Target pendapatan harus naik setiap tahun, tapi tentu harus dibarengi dengan kerja nyata, inovasi, dan pengawasan agar tidak terjadi kebocoran,” tegasnya.
Pemerintah Kabupaten Klungkung menargetkan peningkatan PAD sebesar 110 persen hingga tahun 2030, sebagaimana tertuang dalam visi misi pembangunan daerah. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana