Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Warga Paksebali Keluhkan Truk Ugal-ugalan dan Keamanan Desa

I Dewa Gede Rastana • Sabtu, 26 April 2025 | 01:12 WIB
MENDENGARKAN : Kegiatan
MENDENGARKAN : Kegiatan

BALIEXPRESS.ID – Sejumlah persoalan kamtibmas mencuat dalam kegiatan 'Jumat Curhat' yang digelar Polres Klungkung di Desa Paksebali, Kecamatan Dawan, Jumat (25/4/2025).

Dalam pertemuan tersebut, warga menyampaikan berbagai keluhan, mulai dari truk pengangkut pasir yang ugal-ugalan, hingga kekhawatiran terhadap tindak kriminalitas dan kenakalan remaja.

Salah satu sorotan utama adalah perilaku sopir truk pengangkut pasir dari wilayah Galian C di Karangasem yang dinilai sering membahayakan pengguna jalan lain. Truk-truk ini melintasi jalan desa menuju Sidemen dan kerap melaju tanpa mengindahkan keselamatan.

“Kami sangat resah karena mereka sering ugal-ugalan. Jalanan sempit dan banyak warga yang melintas, sangat berbahaya,” ujar Sekretaris Desa Paksebali, Anak Agung Gde Rimawan.

Selain itu, ia juga menyinggung perlunya patroli rutin di kawasan wisata Tukad Unda serta pengaturan lalu lintas di sekitar pasar desa yang sering macet.

Tokoh masyarakat, Jero Petajuh I Putu Ariadi, menambahkan pentingnya perhatian terhadap maraknya perkelahian, penyalahgunaan narkoba, serta keterbukaan dalam pelayanan publik. Sementara itu, Kelian Banjar Dinas Kanginan, I Gede Wiarsa, mendorong peningkatan edukasi kenakalan remaja, khususnya menjelang tahun ajaran baru.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Wakapolres Klungkung Kompol I Made Ariawan menegaskan komitmennya dalam menjaga keamanan wilayah. Ia menyebut pihaknya telah melakukan sosialisasi kepada para sopir truk dan tidak akan segan menindak jika masih ditemukan pelanggaran.

“Kami akan tindak lanjuti keluhan warga. Patroli dan pengawasan akan ditingkatkan, termasuk pemeriksaan terhadap penduduk pendatang untuk mencegah aksi kriminal,” jelas Ariawan.

Ia memaparkan, sepanjang tahun 2024 terdapat delapan kasus kriminal di Desa Paksebali, seluruhnya merupakan pencurian. Hal ini, menurutnya, menjadi perhatian khusus mengingat lokasi desa yang strategis sebagai jalur antar kabupaten dan banyaknya rumah kosong yang rawan menjadi sasaran kejahatan.

Baca Juga: Tak Berniat Menantang Siapapun, Pria Pamer Sajam di Renon Ternyata Pakai Golok Tumpul

Terkait kenakalan remaja, pihak kepolisian juga akan mengintensifkan pendekatan melalui Bhabinkamtibmas dan Polsek untuk menyasar sekolah-sekolah di wilayah tersebut. Kompol Ariawan juga menegaskan perang terhadap narkoba dan meminta masyarakat turut aktif dalam pengawasan lingkungan.

“Kami mengajak warga untuk menggunakan Call Center 110 untuk pelaporan. Jangan mudah percaya informasi di media sosial tanpa konfirmasi. Mari bersama jaga kondusifitas wilayah,” pungkasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#sopir truk #keamanan #Jumat Curhat #kamtibmas #ugal-ugalan