Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Fokus Benahi Infrastruktur Jalan, Bupati Satria Rancang Pembuatan Shortcut Terlebar di Nusa Penida

I Dewa Gede Rastana • Senin, 28 April 2025 | 01:03 WIB
Bupati Klungkung I Made Satria
Bupati Klungkung I Made Satria


BALIEXPRESS.ID - Pemerintah Kabupaten Klungkung berkomitmen mempercepat pembenahan infrastruktur jalan di Kecamatan Nusa Penida untuk mendukung pertumbuhan sektor pariwisata. 

Bupati Klungkung I Made Satria menegaskan, pembenahan jalan akan dilaksanakan secara bertahap, berdasarkan tingkat urgensinya.

"Khusus jalan-jalan yang kondisinya sangat mendesak, akan kita tangani tahun 2025 dengan penambalan," kata Bupati Made Satria didampingi Kabag Protokol dan Komunikasi Pimpinan Setda Klungkung, Gusti Made Suwarba, beberapa waktu lalu.

Sementara itu, proyek jalan yang sifatnya mendesak akan dikerjakan pada 2026. Dua proyek strategis yang direncanakan adalah pembangunan shortcut selebar 12 meter menghubungkan jalur Pantai Crystal Bay di Desa Sakti dengan Pantai Broken Beach di Desa Bunga Mekar, serta pembangunan jalan penghubung antara Pantai Broken Beach dan Pantai Angel Billabong di Dusun Sompang, Desa Bunga Mekar.

Bupati Satria yang berasal dari Dusun Sental Kangin, Desa Ped, Nusa Penida ini, menekankan bahwa peningkatan infrastruktur jalan menjadi kebutuhan penting untuk memperlancar akses wisatawan, meningkatkan konektivitas antar destinasi, serta mendorong pertumbuhan ekonomi lokal. "Meskipun jalan-jalan itu tergolong kecil, karena berfungsi mendukung pariwisata, wajib kita prioritaskan," ujarnya.

Kepala Bidang Bina Marga Dinas PUPR Klungkung, I Gede Mertajaya, menjelaskan pembangunan shortcut yang direncanakan memiliki panjang sekitar 3 kilometer dengan lebar 12 meter. Shortcut ini akan memangkas jarak tempuh dari 17 kilometer menjadi hanya 3 kilometer.

“Kalau ini terealisasi, shortcut tersebut akan menjadi jalan terlebar di Nusa Penida,” ujar Mertajaya saat dikonfirmasi, Minggu (27/4/2025).

Saat ini, pihaknya masih dalam tahap pendataan pemilik lahan yang terdampak proyek. Ia mengaku belum bisa memastikan jumlah anggaran yang dibutuhkan karena pengukuran teknis masih berlangsung.

"Untuk anggaran shortcut belum bisa dihitung. Setelah pendataan dan pengukuran rampung, baru kami susun perencanaannya," jelasnya.
Mengenai sumber pendanaan, Mertajaya menyerahkan sepenuhnya kepada kebijakan Bupati Klungkung.

Di sisi lain, untuk pemeliharaan jalan di tahun 2025, Pemkab Klungkung mengalokasikan anggaran melalui APBD. Pekerjaan pemeliharaan akan mulai dikontrakkan pada 7 Mei 2025, dengan paket-paket seperti pemeliharaan jalan Toyapakeh-Sebunibus, peningkatan jalan ruas Bunga Mekar-Pura Kalibun, serta jalan Sekartaji-Sedihing di Nusa Penida.

Berdasarkan data Dinas PUPR, dari total jalan kabupaten sepanjang 464,962 kilometer, sekitar 83,695 kilometer di antaranya dalam kondisi rusak. Untuk mempercepat perbaikan, Pemkab Klungkung telah mengajukan permohonan dana Bantuan Keuangan Khusus (BKK) ke Pemkab Badung. Ada 13 paket proyek yang diajukan, 12 di antaranya untuk perbaikan jalan rusak dan satu paket untuk normalisasi aliran sungai. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#bupati #infrastruktur #klungkung #shortcut #nusa penida