Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

AMOR ING ACINTYA! Kakak Susul Sang Adik, Total 2 Nyawa Melayang di Kecelakaan Maut Singaraja-Denpasar

I Putu Suyatra • Senin, 28 April 2025 | 02:38 WIB

OLAH TKP: Aparat kepolisian dari Polres Buleleng melakukan olah TKP lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Denpasar. (Humas Polres Buleleng)
OLAH TKP: Aparat kepolisian dari Polres Buleleng melakukan olah TKP lokasi kecelakaan lalu lintas di Jalan Raya Singaraja-Denpasar. (Humas Polres Buleleng)

BALIEXPRESS.ID - Kabar duka kembali menyelimuti keluarga korban kecelakaan maut di Jalan Raya Singaraja-Denpasar.

Setelah sebelumnya sang adik, Komang Karna Angga Wijaya (8), dinyatakan meninggal dunia di lokasi kejadian pada Sabtu (26/4/2025), kini sang kakak, Gede Krisna Ari Putra (20), juga menghembuskan napas terakhir setelah menjalani perawatan intensif.

Kabar pilu ini dikonfirmasi oleh Kasi Humas Polres Buleleng, AKP Gede Darma Diatmika.

Baca Juga: Ratusan 'Monster Diesel' Gemparkan Tabanan! Ada Apa di Balik Ajang Meet and War yang Bikin Penasaran?

"Sempat mendapat perawatan di RSUD Buleleng. Dinyatakan meninggal jam 20.00 malam kemarin," ungkap AKP Diatmika pada Minggu (27/4/2025) siang.

Pihak kepolisian masih menunggu hasil pemeriksaan medis untuk mengetahui penyebab pasti meninggalnya Gede Krisna.

"Korban sempat sesak nafas, kemudian dinyatakan meninggal dunia. Soal penyebab pastinya, kami masih menunggu informasi dari tim medis," lanjutnya.

Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, kecelakaan maut yang terjadi di KM 4-5 Jalan Raya Singaraja-Denpasar, tepatnya di wilayah Lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada, Kabupaten Buleleng, melibatkan sepeda motor bernomor polisi DK 5234 UBO yang dikendarai oleh kedua kakak beradik tersebut dan sebuah bus dengan nomor polisi L 7020 PRK.

Baca Juga: Lebih dari Sekadar Ibu Bimbim: Mengenang Bunda Iffet, Sang 'Malaikat Penyelamat' Band Legendaris Slank

Diduga kuat, kecelakaan bermula saat sepeda motor yang melaju dari arah Singaraja menuju Denpasar hendak mendahului kendaraan di depannya.

Nahas, dari arah berlawanan muncul bus yang dikemudikan oleh Gampang (46), seorang warga Surabaya.

Pengendara motor diduga terkejut dan melakukan pengereman mendadak di jalanan yang licin akibat hujan, menyebabkan keduanya terjatuh.

Komang Karna meninggal seketika di lokasi kejadian akibat tertabrak bus, sementara Gede Krisna sempat dilarikan ke rumah sakit sebelum akhirnya menyusul sang adik.

Kisah tragis ini menambah duka mendalam bagi keluarga dan menjadi pengingat akan pentingnya kehati-hatian saat berkendara, terutama di kondisi cuaca buruk. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#kecelakaan maut #buleleng