BALIEXPRESS.ID- Baru-baru ini beredar sebuah video yang memperlihatkan ijazah milik seorang pelamar asal Sumba yang sedang mencari pekerjaan di Bali ditolak hingga viral di media sosial.
Dalam unggahan akun Instagram @denpasarcerita, dalam rekaman tersebut, tampak jelas berbagai dokumen penting, termasuk ijazah dan surat-surat lamaran pekerjaan, yang penuh dengan coretan.
Baca Juga: Peras Kuli Bangunan, Dua Polisi Gadungan Ditangkap, Begini Modus Pelaku
Video tersebut menunjukkan lembaran ijazah yang digunakan sebagai salah satu syarat melamar pekerjaan.
Namun, ijazah tersebut terlihat tercoret dengan tulisan tangan yang bertuliskan "Tolak Sumba" dan "Tidak Terima”.
Selain itu, sejumlah surat penting yang disertakan dalam lamaran pekerjaan juga mengalami nasib serupa, dicoret-coret dengan kalimat yang sama.
Unggahan ini pun menuai berbagai komentar warganet di media sosial.
Baca Juga: Truk Bermuatan Udang Terguling di Jembrana, Sikap Warga Tak Menjarah Tuai Pujian
Beberapa warganet yang menyampaikan keprihatinan terhadap tindakan diskriminatif yang dialami pelamar tersebut, namun beberapa komentar menyebutkan bahwa orang dari Sumba sering dianggap melakukan hal negatif atau buruk, yang dapat mempengaruhi pandangan beberapa pihak yang menyediakan lowongan pekerjaan
. “Astagfirullah. Mirissss banget !!!! Gak boleh kaya gitu, mereka berpendidikan juga. Gak semua dari mereka punya berkelakuan yg gak baik. Kita semua juga sama !!” tulis akun @priscaaagc.
” Kalau pun menolak tidak harus dgn cara seperti itu” tulis akun @putueka2025.
Baca Juga: Bungkam Soal Perceraian dengan Putri Anne, Arya Saloka Pilih Kabur dari Kejaran Media
”mgkn hrd nya trauma sama kelakuan tmn2nya. mknya kmnapun kita prgi harus bisa jaga sikap krna org2 akan melihat latar belakang mu. bkn cm pribadi mu sja” tulis akun @nadhya_th.
”Kasigan karna ulah oknum2 tidak bertanggung jawab semua NTT kena imbas ,,kasihan yg btul2 merantau cari hidup buat keluarga ,sedih sekali. Tulis akun @johanes_kapitan.
”Bagus Semeton Bali,, bukannya kita rasis tpi hal tersebut harus dilakukan demi keamanan kita bersama di Bali,, kelakuan mereka sudah banyak yang tau,, ingat kata pepatah 'MENCEGAH LEBIH BAIK DARIPADA MENGOBATI’” tulis akun @mindsetbooster.id.
Editor : Wiwin Meliana