4 FAKTA MENGEJUTKAN! Geng ABG Bersenjata Airgun Teror Bali: 3 Lokasi dalam Semalam! Orang Tua Wajib Waspada!
I Putu Suyatra• Rabu, 30 April 2025 | 13:44 WIB
REMAJA JADI BEGAL: Empat remaja yang melancarkan aksi begal merampas handphone milik pengguna jalan di kawasan Kuta Bali saat diamankan di Polsek Kuta (29/4/2025). (ADRIAN SUWANTO/radarbali.jawapos.co
BALIEXPRESS.ID - Sebuah peringatan keras bagi para orang tua di seluruh Indonesia! Jika lengah, buah hati Anda bisa terjerumus dalam lingkaran pergaulan bebas yang mengerikan, berujung pada tindak kriminalitas yang tak terbayangkan.
Baru-baru ini, Bali digegerkan oleh ulah geng ABG bersenjata yang melakukan serangkaian aksi perampokan dalam satu malam!
Fakta-fakta di balik kasus ini sungguh mencengangkan dan membuat bulu kuduk berdiri.
Bayangkan, empat remaja tanggung dengan inisial DCY (16), RWXT (17), SAP (17), dan KKI (15) nekat melakukan aksi penodongan dan perampokan menggunakan pistol jenis airgun model Glock 19!
Aksi mereka baru terungkap setelah seorang mahasiswa bernama Dengi Ronda (25) melaporkan kejadian mengerikan yang dialaminya di kawasan Jalan By Pass Ngurah Rai, dekat pintu tol Bali Mandara, Tuban, Kuta, Kabupaten Badung, Bali, pada Sabtu dini hari (26/4/2025) sekitar pukul 02.00 WITA.
Namun, fakta yang lebih mengejutkan terungkap dalam pengembangan kasus oleh Polsek Kuta.
Kapolsek Kuta AKP Agus Riwayanto Diputra mengungkapkan bahwa geng ABG ini ternyata telah beraksi di TIGA lokasi berbeda dalam satu malam di kawasan wisata Kuta yang ramai!
Fakta 1: Beraksi Maraton di 3 Lokasi dalam Semalam!
Usai menodong dan merampas ponsel Dengi Ronda, kawanan ABG ini tak berhenti.
Mereka kembali berkeliling dan menargetkan korban kedua berinisial MIH di Jalan Raya Kuta sekitar pukul 02.20 WITA.
Modusnya sama: menghadang korban yang melintas dengan sepeda motor dan merampas ponselnya.
Tak cukup dua korban, mereka kembali beraksi untuk ketiga kalinya di Jalan Patih Jelantik, tepat di depan Hotel Central Kuta, merampas ponsel seorang pengendara motor bernama AS dengan cara yang sama, bahkan sempat memukul korban dengan popor airgun!
Fakta 2: Airgun Hasil "Nemuan" Saat Balap Liar!
Dari mana para remaja ini mendapatkan senjata airgun yang mereka gunakan untuk meneror? Fakta yang satu ini lebih mencengangkan!
Mereka mengaku memungut pistol tersebut di jalan beberapa waktu lalu saat sedang berkumpul untuk mengikuti balap liar yang kemudian dibubarkan polisi.
Diduga, seseorang tak dikenal menjatuhkan pistol tersebut dan kemudian ditemukan oleh para pelaku.
Senjata itu mereka gunakan hanya untuk menakut-nakuti korban, bahkan tidak dilengkapi dengan magasin dan peluru!
Fakta 3: Motif Ekonomi Karena Tak Punya HP!
Motif di balik serangkaian aksi perampokan ini ternyata cukup miris. Kepada polisi, para pelaku mengaku melakukan kejahatan tersebut karena tidak memiliki handphone dan ingin memiliki ponsel untuk digunakan sendiri!
Sebuah alasan yang menunjukkan betapa rapuhnya mental dan kebutuhan para remaja ini hingga nekat melakukan tindakan kriminal.
Fakta 4: Polisi Pergoki Aksi Ketiga Secara Langsung!
Keberuntungan berpihak pada aparat kepolisian. Setelah menerima laporan pertama melalui hotline 110, Tim Unit Reskrim Polsek Kuta langsung bergerak cepat melakukan patroli.
Hebatnya, mereka memergoki langsung aksi perampokan ketiga yang dilakukan oleh geng ABG ini di Jalan Patih Jelantik!
Berkat kesigapan polisi, keempat pelaku berhasil diringkus tanpa perlawanan.
Atas perbuatan mereka, para pelaku kini terancam Pasal 365 KUHP tentang pencurian dengan kekerasan dengan ancaman pidana maksimal 12 tahun penjara.
Kapolsek Kuta pun mengimbau para orang tua untuk lebih ketat mengawasi, mengedukasi, dan memperhatikan pergaulan anak-anak mereka agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas yang dapat berujung pada tindakan kriminal.
Kasus ini menjadi tamparan keras bagi kita semua. Peran orang tua dalam mengawasi tumbuh kembang anak menjadi krusial di era modern ini.
Jangan sampai kelalaian kita berakibat fatal dan menghancurkan masa depan anak-anak kita. Mari lebih waspada dan peduli terhadap lingkungan pergaulan anak-anak kita! ***