Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gugus Tugas Anti-Pornografi Alarm Serius Lindungi Anak dari Konten Berbahaya

Dian Suryantini • Kamis, 1 Mei 2025 | 03:16 WIB

Pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GTP3) tahun 2025
Pembentukan Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GTP3) tahun 2025

 

SINGARAJA, BALI EXPRESS – Pemerintah Kabupaten Buleleng menyalakan alarm serius terhadap bahaya pornografi yang kian mengintai generasi muda. Tak tinggal diam, mereka resmi membentuk Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan Pornografi (GTP3) tahun 2025 — sebuah langkah konkret yang melibatkan lintas instansi demi menutup celah penyebaran konten tak senonoh, terutama di lingkungan pendidikan.

Langkah ini merupakan tindak lanjut dari arahan Kementerian Dalam Negeri yang sebelumnya digelar secara hybrid pada 22 April 2025. Kepala Dinas, Nyoman Riang Pustaka mengingatkan bahwa persoalan pornografi tak bisa dianggap remeh. Ini bukan sekadar urusan moral, tapi soal masa depan generasi.

“Jangan tunggu anak-anak jadi korban. Gugus Tugas ini hadir bukan untuk menakut-nakuti, tapi untuk melindungi. Kita harus jadi tameng pertama,” ujarnya dengan nada tegas, Rabu (30/4).

Baca Juga: Geger Unud! Mahasiswa FEB Diduga Lecehkan 35 Mahasiswi dengan AI Pornografi, Begini Reaksi Kampus!

Pertemuan itu menyepakati pembentukan tim lintas sektor yang akan dituangkan dalam Surat Keputusan Bupati. Nantinya, GTP3 tak hanya akan duduk di balik meja, tapi juga turun langsung ke lapangan. Rencana awal, Inspeksi mendadak (sidak) ke sekolah-sekolah dan instansi guna memastikan tak ada konten pornografi berseliweran di perangkat maupun jaringan mereka.

Tentu, sidak ini bukan asal geledah. Semuanya akan dijalankan berdasarkan SOP (Standar Operasional Prosedur) yang sedang dirancang. Jadi, langkah yang diambil tetap legal, terarah, dan bertanggung jawab.

Tak sampai di situ, GTP3 juga akan menyusun rencana kerja strategis untuk tahun 2025. Mulai dari pembagian tugas yang jelas, sistem pelaporan yang rapi, hingga koordinasi rutin antaranggota. Semua dirancang agar upaya pencegahan ini tak jadi proyek sesaat, tapi bisa berlanjut dan berkembang.

Yang menarik, pertemuan ini berlangsung dinamis. Tak ada yang sekadar hadir. Masing-masing peserta aktif menyuarakan ide dan usulan. Semangatnya satu: menjaga anak-anak Buleleng dari paparan konten yang bisa merusak masa depan mereka.

Pemerintah berharap GTP3 bisa menjadi ujung tombak dalam menciptakan lingkungan sosial dan digital yang aman, bersih, dan ramah anak. Karena di tengah derasnya arus informasi, pagar moral dan perlindungan anak harus dibangun bersama — tak cukup hanya mengandalkan guru atau orang tua.

Gugus Tugas ini menjadi simbol bahwa Buleleng tak ingin tinggal diam. Saat konten negatif semakin mudah diakses dalam sekali klik, pemerintah memilih bertindak. ***

Editor : Dian Suryantini
#Gugus Tugas #sidak #pornografi #buleleng