BALIEXPRESS.ID – Kebakaran terjadi di Jalan Plawa No.91 Desa Sumerta Kauh, Kecamatan Denpasar Timur, Kota Denpasar, Bali, Jumat 2 Mei 2025.
Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 19.30 Wita tersebut meluluhlantakkan sekitar 13 kamar kos-kosan milik Wayan Budiasa, warga Banjar Pagan Kelod, Denpasar.
Kebakaran terjadi berawal dari pemadaman listrik di kawasan tersebut sejak sore hari.
Lantaran listrik tak kunjung menyala hingga menjelang malam, diduga penghuni kosan menyalakan lilin sebagai penerang kamar hingga menjadi pemicu kebakaran.
Salah seorang warga setempat bernama Eka Ribut, 32, menuturkan, saat itu dia ke luar rumah dengan sepeda motor.
Tiba di jalan depan Gang XIX A, kawasan terjadinya kebakaran, dia melihat beberapa penghuni kos-kosan dari NTT panik.
“Saya melihat mereka membawa ember untuk mencari air sambil berteriak kebakaran, lantaran di tempat kosan itu tidak ada air akibat pemadaman PDAM,” ujar wanita kelahiran Malang tersebut.
Menyadari terjadi kebakaran, Eka langsung menuju TKP untuk memastikan kejadian. Dia melihat kobaran api sudah mencapai atap bangunan.
Memastikan keselamatan pemilik rumah, dia langsung masuk ke kamar tidur rumah tersebut dan mendapati pemilik rumah Wayan Budiasa sedang tertidur.
Eka membangunkannya dan menarik Budiasa yang sudah lansia ke jalan untuk menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.
Api makin membesar di tengah suara kulkul bulus milik Banjar Pagan Kelod yang bertalu-talu untuk memberitahu warga soal kebakaran itu.
Warga berbondong-bondong ke lokasi untuk memberi pertolongan sebisanya. Sekitar 30 menit dari awal kejadian, armada Damkar Denpasar tiba di lokasi dan langsung bertindak cepat.
Salah seorang petugas pemadam mengatakan, ada lima unit mobil Damkar Kota Denpasar yang dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah.
Sekitar satu setengah jam berjibaku, akhirnya api dapat dipadamkan meski telah menghanguskan sekitar 13 kamar kos.
Terlihat Walikota Denpasar I Gusti Ngurah Jaya Negara langsung meluncur ke lokasi didampingi sejumlah pejabat terkait.
Pemilik kosan Wayan Budiasa sekeluarga bersama para korban (penghuni kos) dikumpulkan di balai Banjar Pagan Kelod untuk penanganan sementara.
Dalam pertemuan tersebut, disepakati para penghuni kosan diungsikan ke Hotel Kedaton di Jalan Hayam Wuruk untuk sementara waktu karena hari sudah malam.
Hingga berita ini diturunkan, belum diketahui pasti penyebab berikut kerugian akibat kebakaran tersebut karena masih dalam penyelidikan. (*)
Editor : Nyoman Suarna