Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Cerita di Balik Tabrakan Tugu Ikonik Jembrana: Sopir Mengantuk atau Ada Faktor X?

I Gde Riantory Warmadewa • Minggu, 4 Mei 2025 | 14:46 WIB

Truk AG 8617 UR yang menabrak Tugu Balang Tamak di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 95-96 Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.
Truk AG 8617 UR yang menabrak Tugu Balang Tamak di Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 95-96 Kelurahan Banjar Tengah, Kecamatan Negara, Kabupaten Jembrana.

BALIEXPRESS.ID - Sebuah kecelakaan tunggal menggemparkan Jalan Raya Denpasar-Gilimanuk KM 95-96, Kabupaten Jembranam Bali pada Jumat (2/5/2025) pagi.

Sebuah truk tiba-tiba oleng dan menghantam Tugu Balang Tamak Negara yang ikonik. Diduga kuat sopir mengantuk, namun benarkah hanya itu penyebabnya?

Kecelakaan yang terjadi sekitar pukul 06.00 WITA ini melibatkan truk Mitsubishi bernomor polisi AG 8617 UR yang dikemudikan oleh Sutara (53) asal Jawa Barat.

Baca Juga: WNA Rusia Ditemukan Tak Bernyawa di Bali dengan Kepala Terbungkus Plastik

Kasat Lantas Polres Jembrana, Iptu Aldri Setiawan, menjelaskan kronologi kejadian yang tampak sederhana namun menyimpan tanya.

Menurut keterangan polisi, truk melaju dari arah Gilimanuk menuju Denpasar.

Setibanya di KM 95-96, tepat di simpang empat jalan, truk mendadak bergerak ke kanan tanpa kendali dan "mencium" Tugu Balang Tamak yang berdiri kokoh di tengah persimpangan.

"Pengemudi diduga mengantuk hingga tidak menyadari kendaraan bergerak ke kanan dan menabrak tugu," ujar Iptu Aldri.

Baca Juga: Terungkap Ciri-Ciri Mayat Tanpa Identitas di Perumahan Grand Lovina Buleleng, Polisi Selidiki Penyebab Kematian

Akibat benturan keras tersebut, bagian depan kanan truk ringsek parah.

Ajaibnya, sang sopir, Sutara, selamat dari maut meski mengalami luka robek di kepala bagian belakang.

"Setelah kejadian, pengemudi truk dalam keadaan sadar, meski mengalami luka robek di bagian kepala belakang," imbuh Iptu Aldri.

Meskipun dugaan sementara mengarah pada sopir yang mengantuk, insiden ini tetap menimbulkan sejumlah pertanyaan di benak warga dan pengguna jalan.

Bagaimana bisa sebuah truk yang melaju di jalan lurus tiba-tiba oleng hingga menabrak tugu di tengah simpang empat?

Apakah benar-benar hanya faktor kelelahan semata, atau adakah faktor lain yang belum terungkap?

Tugu Balang Tamak sendiri merupakan simbol penting bagi Kabupaten Jembrana.

Bentuknya yang unik dan lokasinya yang strategis di jalur utama Denpasar-Gilimanuk menjadikannya landmark yang mudah dikenali.

Kerusakan yang dialami tugu akibat tabrakan ini tentu menjadi perhatian tersendiri.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait kecelakaan ini.

Meskipun pengakuan sopir mengarah pada kantuk, tidak menutup kemungkinan adanya faktor lain seperti kondisi kendaraan atau halangan tak terduga di jalan.

Baca Juga: Geger! Mayat Pria Tanpa Identitas Diduga Korban Kekerasan Ditemukan di Perumahan Grand Lovina Buleleng

Kecelakaan tunggal ini menjadi pengingat bagi para pengemudi untuk selalu mengutamakan keselamatan dan tidak memaksakan diri jika merasa lelah atau mengantuk.

Namun, misteri di balik olengnya truk hingga menabrak tugu ikonik ini masih menyisakan rasa penasaran.

Apakah ada "faktor X" di balik insiden ini? Kita tunggu hasil penyelidikan lebih lanjut dari pihak kepolisian. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #kecelakaan tunggal #truk #tugu ikonik #Kabupaten Jembrana