BALIEXPRESS.ID – Momen hari raya Galungan dan Kuningan di Kabupaten Karangasem ternyata menjadi masa paling sibuk dan melelahkan bagi ratusan petugas kebersihan.
Pasalnya, volume sampah melonjak drastis hingga 130 ton selama dua hari besar umat Hindu.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Karangasem, I Nyoman Tari menyampaikan, peningkatan jumlah sampah setiap enam bulan ini sudah menjadi pola tahunan. "Jika hari biasa kita angkut 50 ton per hari, saat Galungan dan Kuningan meningkat hingga 65 ton per hari," ujarnya, Minggu (4/5).
Dengan meningkatnya volume sampah, pihaknya pun sampai mengerahkan dua unit truk emergency untuk ikut melakukan pengangkatan sampah menuju ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Butus. “Beberapa truk bahkan harus bolak-balik dua kali ke TPA Butus dalam sehari. Petugas pun harus bekerja lebih lama dan lebih berat,” ungkap Tari.
Dengan situasi ini, para petugas disebut bekerja lebih ekstra. Namun, gaji yang mereka terima dianggap belum sebanding oleh Tari. “Gaji para petugas kebersihan terbilang cukup kecil yaitu Rp 1 juta per bulan,” ucap Tari.
Merespons kondisi ini, DLH Karangasem telah mengusulkan kenaikan gaji bagi 446 tenaga kebersihan dalam APBD Perubahan 2025. Diharapkan, gaji mereka dapat meningkat menjadi antara Rp 1,2 juta hingga Rp 1,5 juta per bulan, disesuaikan dengan beban kerja masing-masing. "Kami sangat berharap usulan ini disetujui, karena petugas kebersihan adalah ujung tombak dalam menjaga kebersihan lingkungan, terutama saat beban kerja meningkat seperti sekarang,” tandas Tari. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana