BALIEXPRESS.ID-Tren velocity kini tengah menjadi sorotan di media sosial dengan visual cepat dan iringan musik yang menyedot perhatian warganet.
Tren ini awalnya populer di kalangan selebgram, lalu menyebar luas hingga diikuti oleh masyarakat dari berbagai kalangan usia dan profesi di Indonesia.
Baca Juga: Viral! Gubernur Dedi Mulyadi Boncengan Motor dengan Warga, Netizen: Dilan 2025
Tak ketinggalan, masyarakat Bali pun ramai-ramai mengangkat tren velocity dengan sentuhan budaya lokal khas Bali.
Salah satu varian tren yang mencuri perhatian publik adalah velocity versi Bali yang dibawakan dengan latar gong (gamelan khas Bali).
Baru-baru ini, Ketua Dekranasda Provinsi Bali, Ni Putu Putri Suastini, turut mengikuti tren velocity bersama jajaran pengurusnya.
Baca Juga: Pecalang Kerobokan Tegas Tolak GRIB, Warganet Dukung Aksi Spanduk Penolakan
Dalam video yang dipublikasikan melalui akun Instagram resminya, @niputuputrisuastini, terlihat dirinya berada di atas jembatan kaca Tower Turyapada, Buleleng.
Video tersebut diambil saat acara pengambilan video profil Dekranasda Provinsi Bali pada tanggal 6 Mei 2025.
Dikutip pada Kamis, 8 Mei 2025, tampak pada salah satu postingan video @putuputrisuastini bersama jajaran melakukan trend velocity versi bali di atas jembatan kaca tower turyapada.
Tampak semua yang ikut serta tren velocity versi Bali di video tersebut menikmati trennya.
Ni Putu Putri Suastini atau kerap disapa Nyonya Putri Koster juga melakukan gerakan velocity dengan semangat.
Baca Juga: Viral Truk Babi Dimandikan di Irigasi Sawah Hingga Disebut Bikin Najis, Begini Alasan Sopir
Hingga Kamis, 8 Mei 2025, video ini bahkan telah ditonton sebanyak 27 ribu lebih akun.
Postingan ini juga mendapatkan sejumlah komentar dari warganet.
“Izin Bunda Gub sangat kretaif, Velocity versi Bali.” tulis akun @sahara.putri04.
“Ternyata bu putri pinter tiktokan.” tulis akun @mawarbramanty.
“Waaahh pengen ikut bunda.” tulis akun @adisiput_.
“Ikut satu bunda.” tulis akun @kucitadewi.stibali.
"Keren niki Bunda." tulis akun @cokistrishinta.
Namun sayang, saat ini kolom komentar postingan tersebut telah dibatasi.
Tren velocity versi Bali pun terbukti mampu menyatukan unsur budaya dengan kreativitas digital secara harmonis.
Editor : Wiwin Meliana