BALIEXPRESS.ID - Sebanyak 21 Pegawai Negeri Sipil (PNS) resmi dilantik dan diangkat dalam jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemerintah Provinsi Bali, Jumat (9/5).
Pelantikan berlangsung di Gedung Wiswa Sabha Utama, Kantor Gubernur Bali, dan dipimpin langsung oleh Gubernur Wayan Koster.
Mutasi dan promosi ini menandai pergeseran sejumlah posisi strategis, termasuk sembilan kursi kepala dinas yang kini ditempati oleh wajah baru.
Baca Juga: Jelang Waisak, Bupati Adi Arnawa Salurkan Bantuan Sosial Kepada Umat Buddha
Salah satu perubahan penting terjadi di jajaran Sekretariat Daerah, di mana Dr. I Wayan Serinah yang sebelumnya menjabat Asisten Perekonomian dan Pembangunan, kini dipercaya sebagai Asisten Administrasi Umum.
Sementara itu, jabatan lama Serinah digantikan oleh Dr. Drh. Luh Ayu Aryani yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak.
Nama yang sudah tak asing di sektor pariwisata, Tjok Bagus Pemayun, bergeser dari posisi Kepala Dinas Pariwisata menjadi Staf Ahli Gubernur Bidang Permukiman dan Sarana Prasarana Wilayah.
Baca Juga: Balapan Liar Marak di Jembatan Merah Gunaksa, Polres Klungkung Berencana Bentuk Pos Terpadu
Kursi yang ditinggalkan Tjok Bagus kini ditempati oleh Dr. Drs. I Wayan Sumarajaya yang sebelumnya menjabat Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu.
Mutasi juga terjadi di posisi Sekretaris DPRD Provinsi Bali yang kini diisi oleh Ketut Nayaka, menggantikan jabatan lamanya sebagai Kepala Biro Organisasi.
Sedangkan I Dewa Tagel Wirasa yang sebelumnya menjabat Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah kini dipercaya memimpin Badan Pendapatan Daerah.
Baca Juga: Viral! Punya 11 Anak Gak Sekolah, Bapaknya Nganggur di Rumah Ngandelin Takdir, Netizen: Ego Banget
Sementara itu, Drs. I Gusti Ngurah Wiryanata yang sebelumnya menjadi Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, kini mengemban amanah baru sebagai Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan.
Posisi lamanya kini diisi oleh Gede Suralaga, yang sebelumnya adalah Staf Ahli Gubernur Bidang Perekonomian.
Posisi staf ahli itu kini dipegang oleh Dr. I Wayan Ekadina, mantan Kepala Dinas Koperasi, Usaha Kecil, dan Menengah.
Di sektor penanggulangan bencana, Dr. Drs. I Made Rentin beralih dari Kepala Pelaksana BPBD menjadi Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Jabatan lamanya diserahkan kepada Dr. I Gede Agung Teja Bhusana Yadnya yang sebelumnya menjabat sebagai sekretaris di lembaga yang sama.
Perombakan juga menyentuh Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah yang kini dipimpin oleh I Ketut Maduyasa, sebelumnya Kepala Bidang Perbendaharaan dan Akuntansi di badan tersebut.
Baca Juga: Luncurkan 3 Buku Sekaligus, Karya Prof. Yudha Triguna Siap Dibedah Tiga Guru Besar
Sementara itu, Dr. Ketut Wica naik jabatan menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Daerah, setelah sebelumnya menjabat kepala bidang di lembaga yang sama.
Kepala Biro Organisasi yang baru kini dijabat Tjok Istri Srimas Pemayun, menggantikan jabatan lamanya sebagai Kepala Bidang Perencanaan Pendapatan Daerah.
I Made Dwi Arbani dipercaya sebagai Kepala Biro Pemerintahan dan Kesra, setelah sebelumnya bertugas di Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Baca Juga: Tingkatkan Keamanan, Pemkab Badung Rancang Integrasi CCTV dengan Pihak Swasta
Sedangkan Tri Arya Dhyana Kubontubuh dilantik sebagai Kepala Dinas Koperasi, menggantikan posisi lama sebagai kepala bidang di instansi tersebut.
Selanjutnya, I Made Dwi Dewata ditunjuk sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Desa, Kependudukan dan Catatan Sipil.
Ia sebelumnya menjabat Kepala Bidang Jabatan Fungsional di Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM.
Posisi Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak kini ditempati oleh Dr. Anak Agung Sagung Mas Dwipayani, yang sebelumnya bertugas di Dinas Kesehatan Provinsi Bali.
Sementara itu, Drs. Ida Bagus Surja Manuaba, yang semula menjabat Sekretaris Dinas Ketenagakerjaan dan ESDM, kini menjabat sebagai Kepala Biro Humas dan Protokol.
Terakhir, posisi Kepala Biro Pengadaan Barang/Jasa dan Perekonomian kini dipegang oleh I Made Budi Adiana, yang sebelumnya merupakan pejabat fungsional pengadaan di biro tersebut.
Baca Juga: Warna-Warni Imajinasi Anak Buleleng dalam Hardiknas 2025
Dengan pelantikan ini, sebanyak sembilan jabatan kepala dinas menjadi wajah baru dalam birokrasi Bali, sementara sisanya tersebar pada jabatan kepala badan, kepala biro, staf ahli gubernur, asisten Sekda, dan sekretaris DPRD.(***)
Editor : Rika Riyanti