Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Bongkar Rahasia Pura 'Sakti' di Tabanan: Bukan Sekadar Tempat Sembahyang Biasa bagi Umat Hindu Bali! Konon Bisa Beri Kekuatan Magis Hingga Kekebalan!

I Putu Suyatra • Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:06 WIB

Pura Luhur Besikalung di Tabanan
Pura Luhur Besikalung di Tabanan

BALIEXPRESS.ID - Tersembunyi di antara hijaunya perbukitan Desa Adat Utu, Penebel, Kabupaten Tabanan, berdiri sebuah tempat suci Hindu Bali yang menyimpan misteri dan dipercaya memiliki kekuatan luar biasa.

Pura Luhur Besikalung, konon, bukan hanya tempat bersembahyang, tetapi juga gerbang menuju anugerah kasiddhian: mulai dari kekuatan fisik, taksu kepemimpinan, hingga... kekebalan tubuh! Benarkah demikian?

Jro Mangku Nengah Maryana (dalam wawancara tahun 2016) mengungkapkan bahwa kepercayaan akan kekuatan magis Pura Besikalung sangat kuat di kalangan masyarakat.

Baca Juga: Kisah Mistis Pura Penjaga Bali: Satu Palinggih, Kekuatan Gaib Tak Terduga! Berani Abaikan, Siap-Siap Merinding!

"Kalau ada masyarakat yang memohon seperti itu, kami hanya ngastawaang (melakukan pemujaan) saja. Terserah Beliau (ida bhatara)," ujarnya, seraya menambahkan, "Tapi banyak pejabat yang mengatakan seperti itu."

Selain permohonan kekuatan dan taksu, banyak pula yang datang memohon kesembuhan, terutama bagi pasangan yang mendambakan keturunan.

Meski demikian, Jro Mangku Maryana menekankan bahwa semua kembali pada keyakinan masing-masing umat.

Baca Juga: Kasus Perundungan Siswa SMP di Bali Viral, AWK: Si Pembully Harus Dihukum!

"Itu kembali ke personal. Apapun yang diyakini, maka bisa saja," ungkap pensiunan pegawai bandara ini.

Dia menganalogikannya dengan berobat ke dokter: keyakinan dan sugesti dapat mempercepat kesembuhan.

Namun, beliau tak menampik bahwa banyak pemedek (umat yang bersembahyang) yang kembali untuk mengucapkan terima kasih atas terkabulnya permohonan mereka.

Lantas, adakah sarana khusus untuk "mendapatkan" anugerah tersebut? Jro Mangku Maryana menjelaskan bahwa tidak ada ritual atau persembahan yang spesifik.

Umat cukup menghaturkan banten pejati atau persembahan sesuai dengan kemampuan dan ketulusan hati.

"Kami tidak ingin memberatkan umat. Bahkan dengan canang atanding pun, asalkan ikhlas," tegasnya.

Beliau memaknai persembahan hanya sebagai sarana pelengkap bagi jñana (pengetahuan spiritual) yang belum sempurna.

"Kalau jñana-nya tinggi, bahkan dengan semedi saja bisa mencapai Beliau," imbuhnya.

Namun, fakta menariknya, Jro Mangku Maryana tidak menyangkal bahwa banyak tokoh penting dan pejabat yang datang ke Pura Besikalung khusus untuk memohon restu agar dapat meraih jabatan dan taksu untuk melanggengkan kekuasaan.

"Banyak, terutama sebelum Pemilu," celetuknya.

Baca Juga: Cara Makan yang Benar Menurut Hindu Bali: Pantangan dan Arti Sebenarnya Ngleklek hingga Ngamah Menurut Lontar Tutur Lebur Gangsa

Bahkan, bukan hanya dari Tabanan, orang nomor satu di Bali, Mangku Pastika, juga dikabarkan pernah bersembahyang di pura ini.

Tak hanya itu, ada pula pemedek yang datang dari luar Bali, meskipun jumlahnya tidak sering. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#kabupaten tabanan #kekebalan #hindu bali #pemilu #pura luhur besikalung