Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Gara-gara Cinta Nyaris Berujung Maut di Jembatan Tukad Bangkung: Pria Asal Tabanan Nyaris Akhiri Hidup Gegara Wanita!

I Putu Suyatra • Sabtu, 10 Mei 2025 | 17:37 WIB

Nyawa I Gede Diana, 46, warga Banjar Galiukir Kaja, Kelurahan Kebon Padangan, Pupuan, Tabanan, diselamatkan dari maut setelah berupaya melompat dari jembatan Tukad Bangkung. (Foto istimewa. )
Nyawa I Gede Diana, 46, warga Banjar Galiukir Kaja, Kelurahan Kebon Padangan, Pupuan, Tabanan, diselamatkan dari maut setelah berupaya melompat dari jembatan Tukad Bangkung. (Foto istimewa. )

BALIEXPRESS.ID - Kisah pilu sekaligus menegangkan nyaris terjadi di Jembatan Tukad Bangkung, Badung, Bali, Rabu malam (7/5/2025).

Seorang pria bernama IGD (46) asal Pupuan, Tabanan, nekat berupaya melakukan ulah pati (bunuh diri) dengan melompat dari jembatan ikonik tersebut.

Motifnya sungguh miris: patah hati karena cinta!

Beruntung, aksi nekat pria tersebut berhasil digagalkan oleh kesigapan aparat kepolisian Polsek Petang.

Baca Juga: Penampakan Armada Ormas GRIB Jaya Mirip TNI Viral, Warganet Pertanyakan Sumber Dana

Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya, S.H., M.H., mengungkapkan kronologi dramatis ini berawal dari informasi yang diterima anggotanya, Bripda I Made Rama Adi Putra.

Informasi krusial mengenai rencana ulah pati di Jembatan Tukad Bangkung lengkap dengan video narasi yang diunggah di media sosial, diterima Bripda Adi Putra dari seorang rekan di Polres Gianyar.

Tanpa menunda, informasi tersebut langsung diteruskan ke grup WhatsApp Polsek Petang.

Merespons cepat, Kapolsek Petang AKP I Nyoman Arnaya memerintahkan Unit Kecil Lengkap (UKL) Polsek Petang untuk segera menuju lokasi dan melakukan pencegahan.

Baca Juga: Dari Sampah Jadi Solusi, Ema Suranta Raih Penghargaan Lokal atas Inovasi Maggot

Di saat yang sama, Bripda Adi Putra juga menerima laporan dari warga Desa Getasan yang melihat seorang pria menangis dan menanyakan arah menuju jembatan maut tersebut.

Tim UKL yang bergerak cepat tiba di Jembatan Tukad Bangkung dan langsung melakukan upaya pencegahan.

Informasi keberadaan pria yang dicurigai juga diteruskan kepada petugas yang berjaga di sekitar jembatan.

Saat melakukan penyisiran di jalan menuju Desa Getasan, keberuntungan berpihak pada aparat.

Tim UKL berpapasan dengan seorang pria yang ciri-cirinya sesuai dengan informasi yang diterima. Mereka segera menghentikan pengendara tersebut dan melakukan pemeriksaan.

Betapa terkejutnya petugas, pria tersebut mengakui telah membuat video dengan narasi "Tukad Bangkung yang dituju. Semoga Amor," sebuah kalimat yang jelas mengindikasikan niat untuk mengakhiri hidupnya.

Pria yang diketahui merupakan warga Desa Kebun Padangan, Kecamatan Pupuan, Kabupaten Tabanan, itu pun segera diamankan dan dibawa ke Polsek Petang untuk pemeriksaan lebih lanjut.

"Menurut pengakuannya, niat ulah pati tersebut dipicu oleh rasa sakit hati terhadap kekasihnya," ungkap AKP I Nyoman Arnaya, mengapresiasi tindakan cepat seluruh timnya dalam menggagalkan upaya tragis tersebut.

Baca Juga: Diduga Tukar Helm di Parkiran Hotel, Aksi Oknum Driver Ojol Terekam CCTV di Sanur

Kapolsek juga menyampaikan terima kasih kepada keluarga IGD yang telah memberikan dukungan dan berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

"Pihak keluarga datang ke Polsek Petang, lalu membawa pulang terduga korban untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," pungkasnya. ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#bali #Kabupaten Badung #cinta #Jembatan Tukad Bangkung #bunuh diri #tabanan