Gumi Lahar Bangkit! Karangasem Tawarkan 'Nyegara Gunung': Bukan Sekadar Liburan, Tapi Pengalaman Spiritual yang Memukau!
I Wayan Adi Prabawa• Sabtu, 10 Mei 2025 | 20:26 WIB
NYEGARA GUNUNG: Bupati dan Wakil Bupati Karangasem hadir dalam kegiatan Afternoon Tea membahas pariwisata Karangasem.
BALIEXPRESS.ID - Siapa bilang Kabupaten Karangasem hanya dikenal dengan kegagahan Gunung Agung? Kini, Gumi Lahar tengah bersolek dan siap menawarkan pesona pariwisata yang lebih dari sekadar keindahan fisik!
Di bawah kepemimpinan visioner I Gusti Putu Parwata dan Pandu Prapanca Lagosa, sebuah konsep revolusioner bernama "Nyegara Gunung" siap mentransformasi Karangasem menjadi destinasi impian yang kaya makna spiritual dan budaya!
Bukan sekadar branding kosong, "Nyegara Gunung" adalah filosofi hidup yang kini diusung Karangasem untuk menarik wisatawan yang mencari pengalaman otentik dan mendalam.
Konsep ini terungkap dalam forum "Afternoon Tea" yang hangat di Hotel Ramayana Candidasa, dihadiri oleh para tokoh kunci Karangasem, termasuk Bupati I Gusti Putu Parwata (Gus Par), Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa, unsur Forkopimda, kepala OPD, dan para pelaku industri pariwisata.
Bupati Gus Par dengan semangat membara menegaskan bahwa infrastruktur adalah fondasi utama untuk mewujudkan "Nyegara Gunung".
Pembangunan akses jalan dan penerangan di kawasan-kawasan unggulan seperti Sidemen, Amed, Rendang, dan Selat menjadi prioritas utama.
Bahkan, demi cintanya pada daerah, Gus Par tak ragu mendanai proyek infrastruktur darurat secara pribadi demi mempercepat realisasi konsep ini.
"Ini bukan soal pencitraan. Ini adalah bentuk tanggung jawab saya sebagai pemimpin yang mencintai daerahnya," tegasnya.
Forum ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan pariwisata Bali dari ujung timur.
"Nyegara Gunung" bukan hanya milik Karangasem, tetapi sebuah kontribusi penting untuk masa depan pariwisata Bali secara keseluruhan!
Sementara itu, Wakil Bupati Pandu Prapanca Lagosa menekankan bahwa pariwisata Karangasem tidak boleh hanya menjadi tempat singgah, tetapi juga harus menjadi pusat pertumbuhan ekonomi lokal.
"Setiap destinasi harus hidup dan menghidupkan wilayahnya. Jangan ada tumpukan sampah, bangunan liar tanpa regulasi. Semua harus dipikirkan bersama," imbuhnya, menyerukan kolaborasi dan kesadaran akan keberlanjutan.
Kepala Dinas Pariwisata Karangasem, Putu Eddy Surya Artha, memaparkan berbagai program yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman pariwisata yang otentik dan memberdayakan masyarakat lokal.
Salah satu gebrakan menarik adalah event rutin "Sandikalaning Purnama" yang diinisiasi oleh Wakil Bupati di objek wisata Putung.
Sebuah acara yang pastinya akan memanjakan mata dan jiwa para wisatawan!
Apa sebenarnya makna mendalam dari filosofi "Nyegara Gunung"? Bagaimana Karangasem akan memadukan keindahan alam dengan kekayaan spiritual dan budaya?
Event "Sandikalaning Purnama" seperti apa yang akan disuguhkan? Bersiaplah untuk terkejut dengan transformasi pariwisata Karangasem yang akan membawa Anda pada pengalaman liburan yang tak terlupakan! ***