BALIEXPRESS.ID- Sebanyak 17 anak punk yang berasal dari Surabaya, Jawa Timur, berhasil diamankan oleh jajaran Polsek Kawasan Pelabuhan Gilimanuk pada Sabtu (10/5/2025) malam.
Pengamanan dilakukan setelah mereka terdeteksi memasuki wilayah Bali melalui jalur tidak resmi atau yang sering disebut "jalur tikus".
Dalam video yang diunggah oleh akun @denpasarviralcom memperlihatkan 17 anak punk yang berasa dari Surabaya, Jawa Timur diamankan pihak kepolisian.
Para anak punk tersebut ditemukan sedang berkumpul di halaman minimarket Alfa Mart yang berlokasi di Lingkungan Samiana, Kelurahan Gilimanuk, Kecamatan Melaya.
Mereka diamankan karena tidak memiliki identitas yang sah serta dianggap mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Baca Juga: Disakiti Janji, Lahirkan Inovasi: Perjalanan Komang Ksamawan Membangun Abian Jahe
Operasi pengamanan dipimpin langsung oleh Perwira Pengawas (Pawas) Iptu Surjadi dengan didampingi Lurah Gilimanuk I B. Tony Wirahadikusuma, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib), petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), serta beberapa anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas).
Pihak kepolisian menduga kelompok anak punk ini sengaja memanfaatkan jalur tidak resmi untuk menghindari pemeriksaan dokumen di pelabuhan Gilimanuk.
Tindakan ini merupakan bagian dari upaya pihak berwenang untuk menegakkan aturan dan menjaga ketertiban umum di wilayah Gilimanuk yang merupakan pintu masuk utama ke Pulau Bali dari Jawa.
Unggahan ini mendapat sorotan dari para netizen di media sosial.
Baca Juga: Viral! Bule dan Warga Lokal Terlibat Perdebatan Panas di Pantai Kuta Diduga Karena Persaingan Bisnis
“Seleksi lebih ketat untuk penjagaan di pelabuhan gilimanuk maupun di pelabuahn benoa”, tulis akun @jayaxnegara
“Ini nih yang sering bikin rusak nama Bonek kalo away, berantas gembel jalanan pak”, tulis akun @fvp.27
“Ane nyage Pelabuhan kenken ne”, tulis akun @chrisna_donny
Editor : Wiwin Meliana