Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Usai Gelombang Penolakan, GRIB Jaya DPC Tabanan Dibubarkan: Ni Luh Djelantik Beri Apresiasi

Putu Ayu Aprilia Aryani • Selasa, 13 Mei 2025 | 16:34 WIB

GRIB DPC Tabanan Berhasil Dibubarkan Usai Gelombang Penolakan
GRIB DPC Tabanan Berhasil Dibubarkan Usai Gelombang Penolakan

BALIEXPRESS.ID-Berberapa waktu lalu media sosial diramaikan dengan kemunculan organisasi masyarakat Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) di Bali yang menuai banyak reaksi publik.

Tak hanya masyarakat umum, sejumlah tokoh publik hingga komunitas adat mulai menyuarakan penolakan terhadap keberadaan ormas tersebut.

Baca Juga: Gigi Disemprot Rafathar Karena Belum Mandi, Disuruh ke Barak Militer ala Kang Dedi Mulyadi

Para komunitas pecalang dari sejumlah desa adat beramai-ramai menyatakan sikap tegas menolak kehadiran ormas tersebut dengan berbagai cara.

Mulai dari video pernyataan resmi hingga pemasangan baliho penolakan, aksi-aksi ini menjadi bentuk solidaritas adat yang mengakar kuat di masyarakat Bali.

Berbagai penolakan ini akhirnya membuahkan hasil, melalui unggahan video singkat @tabanan.viral pada Senin, 12 Mei 2025, GRIB Jaya DPC berhasil dibubarkan/di-lockdown.

Pembubaran ini mendapat sejumlah perhatian dan dukungan dari warganet dan tokoh publik.

Baca Juga: VIRAL! Pencurian Laptop dan Kamera di Kos-kosan Dalung, Korban Sempat Berpapasan dengan Pelaku

Salah satunya datang dari anggota DPD RI asal Bali, Ni Luh Djelantik, yang sejak awal konsisten menyuarakan penolakan terhadap keberadaan ormas tersebut.

Melalui akun Instagram pribadinya, ia mengunggah postingan dukungan terhadap pecalang dan warga Bali yang telah berani bersuara.

“BUBAR. Terima kasih telah bersuara, kesayangan.” Tulisnya dikutip Selasa, 13 Mei 2025.

Postingan itu langsung ramai dibanjiri komentar warganet yang menyampaikan rasa hormat, dukungan, serta dorongan agar wilayah lain bisa mencontoh ketegasan Bali.

“Ini baru keren! Tetaplah menyala para pecalang menjaga negeri ini dari preman-preman berseragam,” tulis akun @hendrybinjalal.

“Alhamdulillah… Bali nggak butuh ormas. Cukup pemuda Bali dan pecalang,” ujar akun @lia_heraabadi.

Baca Juga: Buka Cabang di Tabanan, GRIB Jaya Berhasilkan Dibubarkan Pecalang Desa Adat Sanggulan

“Ayo, daerah lain ditunggu pembubaran GRIB,” komentar akun @maleeqkai.

“Keren, orang Bali bisa menolak adanya GRIB. Jangan sampai Bali terpecah belah,” tulis @paparock_new.

“Diharapkan semua daerah meniru sistem Bali. Miliki ormas adat sendiri dan tolak ormas luar,” ujar akun @ardan_saputra21.

Solidaritas adat Bali kembali membuktikan kekuatannya.

Gerakan ini menjadi simbol nyata bahwa masyarakat Bali tetap teguh menjaga nilai lokal dan kearifan budaya, serta menolak segala bentuk organisasi luar yang berpotensi mengganggu harmoni di Pulau Dewata.

Editor : Wiwin Meliana
#dibubarkan #Niluh Djelantik #tabanan #GRIB Jaya