BALIEXPRESS.ID-Media sosial sempat dihebohkan dengan beredarnya video cekcok antara seorang warga negara asing (WNA) dan seorang pedagang wanita lokal yang terjadi di kawasan Pantai Kuta, Senin (12/5).
Baca Juga: Curi Puluhan Barang di Clandys, Pria Asal Karangasem Dibekuk Polsek Dentim
Awalnya, perdebatan panas ini dinarasikan sebagai bentuk persaingan usaha ilegal di area pantai.
Baca Juga: Curi 25 Kg Daging Sapi di Hotel Pecatu, Pria Asal Buleleng Dibekuk Polsek Kuta Selatan
Namun setelah ditelusuri, penyebab utama konflik ternyata bukan soal bisnis, melainkan masalah sepele namun sensitif—celana pendek.
Dalam video yang viral, salah satu akun pengguna Instagram bernama @mernianisihwayan3 membagikan momen keributan tersebut dan menyebut bahwa WNA yang terlibat adalah seorang perempuan asal Rusia bernama Natali.
Dalam unggahan tersebut, Natali disebut telah berulang kali menaruh celana pendek di atas tempat duduk umum yang biasa digunakan pengunjung di Pantai Kuta.
Baca Juga: Dalam Sepekan, BNNP Bali Ungkap 3 Jaringan Sabu Modus Tempelan di Denpasar
“...Ada seorang tamu Rusia namanya Natali cari uang di pantai dgn ilegal tanpa punya no sah di Bali... seenaknya naruh celana dalam bekas dirinya di atas tempat orang duduk-duduk,” tulis akun tersebut dalam caption unggahannya.
Pengunggah juga mengklaim bahwa ini bukan pertama kalinya Natali membuat keributan dengan warga lokal.
Ia bahkan menandai akun aktivis sosial Niluh Djelantik, berharap ada perhatian lebih terhadap keberadaan WNA yang diduga tidak memiliki izin resmi beraktivitas di area Pantai Kuta.
Baca Juga: Bongkar Jaringan Internasional, BNNP Bali Ringkus Dua Kurir Narkoba Asal Kazakhstan di Gianyar
Perdebatan yang awalnya dianggap sebagai persoalan persaingan usaha ternyata hanyalah buntut dari sikap WNA yang dinilai tidak sopan oleh warga lokal.
Warga berharap pihak berwenang segera menindaklanjuti keberadaan WNA yang meresahkan dan tidak menghormati norma-norma lokal.
Editor : Wiwin Meliana