Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dinas Pendidikan Klungkung Warning Para Guru, Siswa Tidak Bisa Calistung agar Diberi Kelas Khusus

I Dewa Gede Rastana • Kamis, 15 Mei 2025 | 20:45 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana


BALIEXPRESS.ID – Maraknya temuan siswa SD di sejumlah daerah yang belum lancar membaca turut menjadi perhatian Dinas Pendidikan Kabupaten Klungkung.

Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana, menegaskan pentingnya penguatan kemampuan membaca, menulis, dan berhitung (calistung) di jenjang pendidikan dasar, khususnya pada siswa kelas 1 hingga kelas 3 SD.


"Tak bisa dipungkiri, di Klungkung pun masih ada siswa yang belum lancar membaca. Ini terjadi di tingkat SD maupun SMP. Keterampilan calistung yang kurang ini banyak dipengaruhi oleh perkembangan teknologi informasi. Anak-anak sekarang lebih banyak menonton video daripada membaca atau mengarang," ujar Sujana, Kamis (15/5/2025).


Untuk itu, pihaknya menegaskan bahwa pembelajaran calistung akan kembali digiatkan secara intensif. "Calistung akan kita wajibkan untuk dikuasai pada siswa kelas 1 sampai kelas 3. Guru-guru juga harus lebih memperhatikan hal ini, karena mengelola siswa kelas awal jauh lebih menantang dibandingkan kelas 6. Keberhasilan anak di kelas 6 itu berawal dari fondasi kuat di kelas 1, 2, dan 3, yang kadang sering dilalaikan oleh guru," tegasnya.


Sujana mengaku telah mengumpulkan para kepala sekolah untuk membentuk tim khusus dalam rangka memetakan dan memberi perhatian lebih pada siswa yang belum menguasai calistung. "Siswa-siswa yang mengalami kesulitan akan mendapat kelas khusus, perlakuan atau treatment khusus. Jumlahnya memang tidak banyak, tapi tetap harus kita sikapi serius," ujarnya.


Ia juga menambahkan bahwa tantangan dalam pembelajaran tidak merata di seluruh kecamatan di Klungkung. "Kemampuan anak-anak itu berbeda-beda dan dipengaruhi banyak faktor. Jadi penting bagi kita untuk lebih peka dan memberikan pendekatan yang sesuai," pungkas Sujana.


Langkah ini diambil sebagai respons terhadap temuan adanya siswa SD di Buleleng yang belum bisa membaca, yang ramai diperbincangkan publik beberapa waktu terakhir. Dinas Pendidikan Klungkung berharap, melalui langkah strategis ini, tidak ada lagi siswa di Klungkung yang tertinggal dalam penguasaan kemampuan dasar tersebut. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#dinas pendidikan #membaca #kelas khusus #klungkung #calistung