Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Sannipata Waisak 2025 Siap Digelar, Permabudhi Bali Temui Ketua FKUB

I Dewa Gede Rastana • Jumat, 16 Mei 2025 | 22:04 WIB
PERSIAPAN : Permabudhi Bali melakukan audiensi dengan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet di Puri Den Bencingah, Klungkung.
PERSIAPAN : Permabudhi Bali melakukan audiensi dengan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet di Puri Den Bencingah, Klungkung.

BALIEXPRESS.ID — Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi) Provinsi Bali akan menggelar perayaan Sannipata Waisak 2569 BE / 2025 di Gedung Ksirarnawa, Taman Budaya Art Centre Denpasar pada Minggu, 25 Mei 2025.

Kegiatan ini diharapkan menjadi momentum pemersatu umat Buddha se-Bali dalam merayakan Hari Tri Suci Waisak secara bersama-sama.

Menjelang pelaksanaan kegiatan, jajaran pengurus Permabudhi Bali melakukan audiensi sekaligus silaturahmi dengan Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet di Puri Den Bencingah, Klungkung, Jumat (16/5/2025).

Ketua Permabudhi Bali, Hery Sudiarto, A.Md., S.H., B.Ed., M.H., hadir bersama jajaran pengurus dan panitia Sannipata Waisak. Dalam audiensi tersebut, mereka memaparkan rencana kegiatan dan memohon dukungan dari FKUB agar perayaan berlangsung lancar dan memberi makna spiritual mendalam bagi umat.

Ketua Panitia Sannipata Waisak, Dr. Nyoman Sri Susilowati, S.H., M.Kn., menyampaikan bahwa perayaan ini tidak hanya menjadi ajang syukur atas berkah Tuhan Yang Maha Esa, tetapi juga sebagai ruang untuk memperkuat kerukunan, persatuan, dan semangat damai di kalangan umat Buddha di Bali. “Kami ingin merayakan Waisak bersama dengan penuh sukacita, rukun, dan damai,” ungkapnya.

Tahun ini, Sannipata Waisak mengangkat tema “Tingkatkan Pengendalian Diri dan Kebijaksanaan Mewujudkan Perdamaian Dunia.” Tema tersebut, menurut Hery Sudiarto, lahir dari refleksi pasca pandemi dan dorongan kuat umat agar tradisi perayaan bersama ini kembali dihidupkan. “Sudah cukup lama Sannipata tidak digelar secara besar. Kini saatnya kita bangkitkan semangat umat Buddha di Bali,” jelasnya.

Perayaan akan dimeriahkan oleh beragam pertunjukan seni seperti tari-tarian, paduan suara, angklung, hingga drama kolosal Buddhis. Melalui pagelaran tersebut, panitia berharap dapat membangun harmoni dan cinta kasih antarsesama umat.

Ketua FKUB Provinsi Bali, Ida Penglingsir Agung Putra Sukahet, menyambut positif rencana tersebut. Ia menyatakan bahwa kegiatan semacam ini dapat menjadi panggung kebersamaan dan toleransi antarpemeluk agama. “Kita tunjukkan kepada dunia bahwa di Bali, kebersamaan dan persaudaraan lintas umat tetap terjaga dengan baik,” tegasnya.

Sebagai penutup, Ida Penglingsir mengajak seluruh umat untuk terus menjaga kerukunan demi kedamaian bersama. “Semoga Sang Buddha memberkati dan seluruh umat hidup dalam kebahagiaan,” pungkasnya. (*) 

Editor : I Dewa Gede Rastana
#umat #fkub #persiapan #waisak #Perwakilan Umat Buddha Indonesia