BALIEXPRES.ID – Kebakaran hebat melanda gudang penyimpanan barang dagangan milik Alfamart di Jalan Bypass Ngurah Rai No. 181, Pemogan, Denpasar Selatan, pada Jumat (16/5) sekitar pukul 15.10 Wita.
Insiden ini sempat membuat panik para karyawan dan warga sekitar, namun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
Baca Juga: Kisah Cinta Beda Agama; Antonio Blanco Jr dan Zoe Abbas Jackson Akhiri Kisah Cinta 4 Tahun
Kerugian materi akibat kebakaran diperkirakan mencapai Rp 400 juta.
Kepala toko, Elsa Dwi Pebrianti (25), menjadi orang pertama yang menyadari adanya kebakaran.
Ia mencium bau kabel terbakar dari dapur di lantai satu. Setelah melakukan pengecekan, Elsa melihat asap tebal mengepul dari lantai dua yang merupakan area gudang penyimpanan.
Bersama rekannya, Suci Maharani (23), mereka berupaya memadamkan api menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) sambil menghubungi Dinas Pemadam Kebakaran Kota Denpasar.
Baca Juga: Klaim Jokowi Soal Pembimbing Skripsi Dipertanyakan, Kasmudjo Tegaskan Hanya Asisten Dosen
Tak lama berselang, lima unit mobil pemadam kebakaran tiba di lokasi dan langsung melakukan upaya pemadaman.
Api akhirnya berhasil dijinakkan sekitar pukul 16.39 Wita. Proses pemadaman berlangsung dramatis, mengingat api sempat membesar dan mengancam meluas ke bangunan sekitar.
Polsek Denpasar Selatan yang menerima laporan segera mendatangi lokasi kejadian.
Polisi langsung meminta keterangan saksi, mengamankan area dengan memasang garis polisi, serta mengumpulkan bukti-bukti awal.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh arus pendek listrik di area gudang, namun pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk memastikan penyebab pasti insiden ini.
Baca Juga: Ribuan Pecalang Hadiri Gelar Agung di Renon, Serukan Dukungan pada TNI/Polri dan Tolak Premanisme
Melalui akun Instagram resminya, @polsek_densel, pihak kepolisian menyampaikan, “Kami mengimbau masyarakat dan pelaku usaha untuk selalu memperhatikan instalasi listrik di tempat usaha demi mencegah terjadinya kebakaran serupa. Penanganan cepat dan koordinasi yang baik antara karyawan, pemadam kebakaran, dan kepolisian sangat penting untuk meminimalisir kerugian dan korban.” tulisnya.
Situasi kini sudah kondusif, namun garis polisi masih terpasang di lokasi sebagai bagian dari proses penyelidikan lebih lanjut.
Kebakaran ini menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi bahaya listrik di lingkungan kerja dan permukiman.
Editor : Wiwin Meliana