BALIEXPRESS.ID - Kasus seorang nenek berusia 92 tahun yang harus menjalani proses persidangan di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar terus menuai tanggapan dari berbagai kalangan.
Terbaru, Ni Luh Jelantik menyuarakan keprihatinannya terhadap kasus yang kini viral tersebut.
Melalui akun Instagram resmi @niluhdjelantik pada Sabtu, 17 Mei 2025, Ni Luh Djelantik menyerukan pentingnya keadilan yang dilandasi rasa kemanusiaan dalam kasus ini.
Baca Juga: Kontroversi Pecalang di Pura Besakih jadi Tersangka, Ni Luh Djelantik Berharap Cabut Laporan
"Ya Tuhan, atas kuasaMu maka berikanlah keadilan, lindungilah nak lingsir ninik ini ya Tuhan. Ninik usia 92 tahun ini bukan pembunuh, bukan pemerkosa, bukan koruptor, bukan gembong narkoba, tunjukkan kuasaMU Ida Betara sareng sami," tulisnya.
Dalam tanggapannya, Ni Luh Jelantik juga menyampaikan penghormatan terhadap proses hukum yang sedang berjalan.
"Kepada Pengadilan Negeri Denpasar, jika ninik adalah terdakwa atas kasus pemalsuan, kami hormati proses yang berlaku, namun kami percaya sekalipun kebenaran harus ditegakkan, kemanusiaan dan empati tetap menjadi dasar dari setiap keputusan," tambahnya.
Baca Juga: Cekcok WNA Arab dan Wanita di Canggu, Picu Kemacetan: Netizen Geram Bali Diacak-acak
Kasus ini pertama kali menarik perhatian publik setelah video yang diunggah oleh akun Facebook @vinsensius_jala viral di media sosial.
Video tersebut memperlihatkan seorang nenek berusia 92 tahun yang hadir sebagai terdakwa dalam sidang perdana perkara dugaan tindak pidana pemalsuan di Pengadilan Negeri Denpasar.
Penampakan sang nenek yang berjalan tertatih-tatih dan tampak lemah saat memasuki ruang sidang membuat banyak masyarakat merasa prihatin.
Unggahan ini memicu komentar dari para netizen di media sosial.
“Sabar ya nek, Tuhan tidak buta, dan karma tidak pernah salah alamat,” tulis akun @ronnie_sianturi
“Doa terbaik untuk nenek ini,” tulis akun @sarsehshoku.
Baca Juga: Pura-pura Mogok, Kalung Emas Ibu-ibu di Baturiti Nyaris Dijambret, Netizen: Bali tak Aman Lagi
“Ya ampun tega banget sama nenek, Tuhan melindungimu nenek,” tulis akun @dewayupradnya_(*)
Editor : Nyoman Suarna