Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Arya Wedakarna Desak Kapolri Tinjau Penetapan Tersangka Pecalang di Besakih

Putu Ayu Aprilia Aryani • Senin, 19 Mei 2025 | 16:21 WIB

Kasus Pemukulan Pecalang di Besakih Viral dan mendapat tanggapan dari berbagai pihak
Kasus Pemukulan Pecalang di Besakih Viral dan mendapat tanggapan dari berbagai pihak

BALIEXPRESS.ID-Kasus pemukulan terhadap seorang Pecalang saat Karya Ida Bhatara Turun Kabeh (IBTK) di Pura Agung Besakih kembali menjadi sorotan publik.

Jika sebelumnya I Nengah Wartawan dikenal sebagai korban, kini ia justru ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak kepolisian.

Baca Juga: PARAH! Ribut Usai Mabuk, Sopir dan Buruh Kupas Bawang Baku Hantam di Klungkung

Informasi mengejutkan ini menyebutkan bahwa penetapan tersangka terhadap Wartawan diduga kuat terkait tindak pidana penganiayaan ringan.

Perkembangan kasus ini kembali memancing perbincangan hangat netizen di media sosial.

Publik mempertanyakan mengapa status Wartawan berubah dari korban menjadi tersangka.

Senator DPD RI Arya Wedakarna turut menyampaikan pendapatnya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Minggu, 18 Mei 2025.

Baca Juga: Terbesar di Indonesia, Portofolio Sustainable Finance BRI Tembus Rp796 Triliun

“Untuk @polreskarangasem.id agar hal ini diatensi sebelum jadi bahasan Nasional. Kepada Kapolri @listyosigitprabowo @divisihumaspolri @kompolnas_ri agar jadi bahasan dalam rapat Komite I Bid Hukum DPD RI @aryawedakarna di Senayan Jakarta.” tulis AWK dikutip Senin, 19 Mei 2025.

Lebih lanjut dalam unggahan tersebut, AWK menegaskan komitmennya untuk membela kehormatan Pecalang.

“Save Pecalang Bali harga mati dan utamakan 'potensi sosial' di Bali jika hal ini masuk ke ranah Pengadilan.” tulis AWK.

Unggahan tersebut mendapat beragam reaksi dari netizen yang membanjiri kolom komentar.

“Kawal trus awk,tp klo kebnaran pasti menang walupun jlnya sulit!” ketik akun @dek_mur69.

Baca Juga: Dituding Terima Komisi Pengamanan Judi Online, Projo Sebut Budi Arie Korban Framing Jahat

“Sepakat pimpinan, polri harus transparan mentersangkakan seseorang, agar tdk menimbulkan persepsi liar yg justru merusak citra polri. Dan dlm kasus ini saya dukung utk mengajukan praperadilan.” ketik akun @gusadi.77.

Sementara itu, sejumlah netizen justru mengajak semua pihak untuk saling introspeksi dan menahan diri dalam menyikapi insiden tersebut.

Beberapa komentar lain mendukung langkah hukum dan proses profesional yang dijalankan aparat.

“Kasus hukum lakukan pembelaan dengan langkah hukum. Polisi sudah profesional menindaklanjuti aduan jangan selalu disalahkan.” komentar akun @gede.bayu.dana.

Baca Juga: Eks Menkominfo Budi Arie Setiadi Diduga Terlibat Lindungi Situs Judol, Disebut Terima Komisi 50 Persen

“Dengan objektif, saya rasa Polisi sudah bekerja sesuai mekanisme profesional dan transparan, yang melakukan sudah menjadi tersangka 3 orang, Polisi apalagi sedang bertransformasi dalam pembenahan internal yang juga sedang di sorot masyarakat, jangan berburuk sangka apalagi salah sangka, tidak mungkin ujung-ujungnya pecalang di tetapkan menjadi tersangka, mari kita doakan agar di upayakan langkah mediasi, restoratif justice, dan baik bagi semua pihak, kalaupun tidak sepakat silahkan lanjut jalur hukum.” ketik akun @broyoga73.

Editor : Wiwin Meliana
#pecalang #arya wedakarna #pemukulan #besakih #IBTK #Kapolri