Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Mengenal Runner-Up MasterChef Season 12, Putu Hovit Yusmanjia, Sukses Bangun Bisnis Kuliner di Bali

Putu Ayu Aprilia Aryani • Senin, 19 Mei 2025 | 17:48 WIB

Profil Singkat Putu Hovit, Pengusaha Bali di Grand Final MasterChef Indonesia Season 12
Profil Singkat Putu Hovit, Pengusaha Bali di Grand Final MasterChef Indonesia Season 12

BALIEXPRESS.ID-Para pecinta MasterChef Indonesia (MCI) Season 12 kini ramai membicarakan dua pria asal Bali yang berhasil lolos ke grand final.

Salah satunya adalah Putu Hovit Yusmanjia, kontestan berusia 33 tahun yang berprofesi sebagai pengusaha kuliner.

Baca Juga: Mengenal Fajar Gusti Pangestu, Pemuda Bali Raih Juara MasterChef Season 12, Tinggalkan Dunia Arsitektur Demi Kuliner

Dilansir dari kanal YouTube MasterChef Indonesia, Hovit awalnya tidak memiliki rencana besar saat mengikuti kompetisi ini, karena ia hanya iseng mendaftar setelah melihat informasi pembukaan audisi di Instagram.

Sebelum terjun ke dunia bisnis kuliner, Hovit pernah bekerja sebagai kitchen leader di sebuah villa, di mana ia memperoleh pengalaman penting di dapur profesional.

Setelah resign dari pekerjaannya, Hovit memutuskan untuk membuka usaha kuliner sendiri yang kini telah berkembang pesat di Bali.

Hovit juga pernah mengikuti pendidikan memasak, yang semakin menguatkan kemampuannya dalam bidang kuliner.

Baca Juga: Sekjen Kementerian ATR/BPN: Revisi PP 20/2021 Harus Jadi Payung Hukum yang Kuat bagi Pelaksana di Lapangan

Dilansir dari akun Instagram pribadinya @hovit.mci12, saat ini ia mengelola tiga restoran, yaitu Ngaliir Resto di Gianyar, Sendok Garpu Warung di Buruan Gianyar, dan Muwa Resto di Ubud Gianyar.

Selain restoran, Hovit juga menjalankan SG Bakery yang berlokasi di Gianyar, sebagai bagian dari bisnis kuliner yang dirintisnya.

Orangtua Hovit adalah pengrajin emas dan perak, yang memberikan latar belakang kreatif dan wirausaha dalam keluarganya.

Dalam kompetisi MasterChef Indonesia, Hovit dikenal sebagai kontestan yang sangat konsisten dan memiliki strategi matang dalam menghadapi tantangan.

Ia juga memiliki ciri khas dengan selalu mengenakan udeng khas Bali, yang membuatnya mudah dikenali oleh para penonton dan juri.

Baca Juga: Serah Terima Jabatan Sekjen Kementerian ATR/BPN, Pudji Prasetijanto Hadi Minta Dukungan dalam Mengemban Amanah

Selama kompetisi, Hovit mencatat rekor kemenangan tiga kali berturut-turut dalam tantangan pertama, sehingga ia mampu menghindari tekanan pressure test.

Ketekunan dan kemampuan kulinernya yang terus diasah membawanya melaju ke babak grand final pada 17 Mei 2025 lalu.

Di grand final, Hovit bersaing ketat dengan sesama kontestan asal Bali, Fajar Gusti Pangestu, yang akhirnya keluar sebagai juara.

Hovit dinobatkan sebagai runner-up MasterChef Indonesia Season 12, sebuah pencapaian luar biasa bagi pria yang awalnya hanya ikut karena iseng.
Kesuksesan Hovit di ajang ini membawa perhatian besar dari publik dan para pecinta kuliner di Indonesia, terutama di Bali.

Baca Juga: Menteri Nusron Lantik Pejabat Struktural, Tekankan Percepatan Program Kementerian ATR/BPN yang Profesional dan Akuntabilitas

Perjalanan Hovit membuktikan bahwa keberanian mencoba hal baru dan konsistensi dalam belajar dapat membawa kesuksesan.

Putu Hovit menjadi bukti nyata bahwa asal usul dan latar belakang bukan penghalang untuk meraih mimpi besar di panggung nasional.

 

Editor : Wiwin Meliana
#bali #masterchef #bisnis kuliner #Hovit