Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Rahasia Dapur Tengah Malam di Buleleng Terungkap! Ribuan Siswa Tersenyum Terima Kejutan Makan Bergizi Gratis!

Dian Suryantini • Selasa, 20 Mei 2025 | 01:58 WIB

Penerapan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Banjar, Buleleng untuk siswa TK, SD, SMP hingga SMA.
Penerapan program Makan Bergizi Gratis di Kecamatan Banjar, Buleleng untuk siswa TK, SD, SMP hingga SMA.

BALIEXPRESS.ID - Kabar gembira mengguncang utara Bali! Sebuah inisiatif besar resmi bergulir di Kabupaten Buleleng, tepatnya di Kecamatan Banjar, yang siap mengubah pagi hari ribuan siswa.

Program Makan Bergizi Gratis, yang digagas oleh Badan Gizi Nasional, kini hadir dan langsung memberikan kejutan istimewa di hari pertama pelaksanaannya, Senin (19/5/2025), dengan SD Negeri 1 Dencarik sebagai titik awal yang bersejarah.

Bayangkan saja, sebanyak 1.844 siswa dari 15 sekolah berbeda—mulai dari 5 TK, 8 SD, hingga 1 SMA di Kecamatan Banjar—telah terpilih menjadi penerima manfaat gelombang pertama program super penting ini.

Baca Juga: Tangis Haru Pecah di Barak Militer Purwakarta: Remaja 'Nak4l' Bertemu Orang Tua, Transformasi Bikin Merinding!

Bukan sekadar memberikan makanan cuma-cuma, ini adalah misi mulia untuk meningkatkan kualitas gizi anak-anak Indonesia sejak dini!

Siapa sangka, di balik senyum ceria para siswa saat menyantap makanan lezat ini, ada 37 relawan lokal yang bekerja tanpa kenal lelah sejak pukul 01.00 dini hari!

Mereka menyiapkan hidangan bergizi dengan penuh cinta, memastikan setiap suapan mengandung nutrisi terbaik untuk tumbuh kembang para penerus bangsa.

Rahasia dapur tengah malam ini akhirnya terungkap: demi makanan yang awet dan segar, mereka rela berjibaku sebelum fajar menyingsing.

Bahkan, sayuran baru dimasak menjelang pagi, tepat pukul 05.00 WITA, agar kesegarannya terjaga hingga ke meja makan siswa.

Baca Juga: Kisah Duka PMI Asal Jembrana di Polandia: Meninggal Dunia akibat TBC, Jenazah Komang Adi Kristiana Tiba di Bali

Rusdianto, Kepala Satuan Pelaksana Program Gizi (SPPG) Buleleng Banjar Dencarik, mengungkapkan bahwa setiap menu dirancang dengan sangat cermat oleh para ahli gizi.

"Kami hitung betul kandungan gizinya. Jika ada siswa yang tidak suka nasi, kami siapkan alternatif sehat seperti kentang," ujarnya, menunjukkan betapa personalnya pendekatan program ini.

Hebatnya lagi, dapur pusat program ini berlokasi strategis di Desa Dencarik, memastikan makanan dapat diantar maksimal dalam waktu 30 menit atau menjangkau radius 3 km ke sekolah-sekolah penerima.

Semua ini dilakukan dengan perhitungan anggaran yang ketat, di mana setiap porsi makanan dihargai Rp 8.000 untuk siswa PAUD hingga kelas 3 SD, dan Rp 10.000 untuk siswa kelas 4 SD hingga SMA.

Tim SPPG pun tak gentar menghadapi fluktuasi harga bahan pokok, terus berinovasi menciptakan menu sehat berbahan lokal yang tetap ekonomis.

Dukungan penuh juga datang dari Pemerintah Kabupaten Buleleng.

Asisten III Setda Buleleng, Gede Sugiartha Widiada, turun langsung meninjau dapur dan pelaksanaan program di hari pertama.

Beliau menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk memfasilitasi program ini, termasuk menyiapkan lahan untuk dapur tambahan dan memastikan pasokan bahan pangan dari hasil pertanian lokal.

"Ini program strategis untuk masa depan generasi kita, dan kami siap mendukung penuh," katanya dengan mantap.

Baca Juga: Sekda Badung Buka Fashion Show Jegeg Bagus 2025: Soroti Kreativitas dan Budaya Lewat Tema “Satarupa”

Dengan semangat gotong royong yang membara dan kolaborasi yang solid, Program Makan Bergizi Gratis di Buleleng ini diharapkan tidak hanya mengisi perut siswa dengan makanan lezat dan bergizi, tetapi juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan masa depan yang lebih cerah bagi anak-anak Indonesia.

Rencana evaluasi dan perluasan program ke sekolah-sekolah lain pun sudah disiapkan, karena setiap anak berhak atas gizi yang baik! ***

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Editor : I Putu Suyatra
#Makan Bergizi Gratis #Kabupaten Buleleng