BALIEXPRESS.ID – Dalam rangka memperingati Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) ke-117, seluruh jajaran pegawai Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung melaksanakan upacara bendera yang berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat di halaman kantor.
Peringatan ini menjadi momentum penting untuk mengenang dan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, nasionalisme, serta cita-cita luhur para pendiri bangsa yang telah meletakkan dasar perjuangan menuju Indonesia merdeka dan berdaulat.
Dengan mengusung tema nasional “Bangkit Bersama Wujudkan Indonesia Kuat”, peringatan Harkitnas tahun ini tidak hanya menjadi seremoni rutin tahunan, melainkan juga menjadi momen reflektif dan evaluatif bagi seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dalam memperkokoh komitmen terhadap tugas dan tanggung jawab sebagai abdi negara. Tema ini merefleksikan semangat gotong royong, kebersamaan, dan daya tahan bangsa dalam menghadapi berbagai tantangan global—mulai dari krisis ekonomi, perubahan iklim, hingga transformasi digital yang menuntut adaptasi cepat dan inovatif dari seluruh elemen pemerintahan.
Amanat Kepala Kantor: Persatuan dan Dedikasi Mewujudkan Pelayanan Prima
Upacara dipimpin langsung oleh Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung, yang dalam amanatnya menyampaikan pentingnya memperkuat semangat persatuan, sinergi, dan integritas di lingkungan kerja, khususnya dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Ia menegaskan bahwa semangat kebangkitan nasional bukan sekadar simbol sejarah, tetapi harus menjadi ruh penggerak kinerja dan pengabdian ASN, khususnya dalam lingkup pelayanan pertanahan.
"Peringatan Hari Kebangkitan Nasional bukan sekadar mengenang sejarah, tetapi menjadi momentum bagi kita untuk bangkit bersama, memperkuat semangat kolaborasi, dan melayani masyarakat dengan sepenuh hati. Kita semua memiliki peran penting dalam membangun fondasi Indonesia yang kuat, berdaulat, dan bermartabat," tegas beliau dalam amanatnya.
Selain itu, beliau juga mengingatkan seluruh jajaran bahwa tantangan ke depan akan semakin kompleks, dan hanya bisa dihadapi dengan semangat profesionalisme, kolaborasi lintas sektor, serta kesiapan untuk terus belajar dan berinovasi.
Semangat Kebangkitan: Dari Sejarah Menuju Masa Depan
Hari Kebangkitan Nasional diperingati setiap tanggal 20 Mei, merujuk pada berdirinya Boedi Oetomo pada tahun 1908, sebagai organisasi modern pertama yang menjadi cikal bakal lahirnya kesadaran nasional dan pergerakan kemerdekaan. Semangat tersebut kini dihidupkan kembali dalam bentuk semangat pelayanan publik yang bersih, responsif, dan berpihak kepada kepentingan rakyat.
Di tengah dinamika zaman dan perubahan yang berlangsung cepat, peran ASN sebagai penggerak pembangunan nasional sangat krusial. Dalam konteks Kantor Pertanahan, semangat kebangkitan nasional diwujudkan melalui peningkatan kualitas layanan, digitalisasi sistem administrasi pertanahan, penyelesaian sengketa secara adil, serta penguatan transparansi dan akuntabilitas sebagai bagian dari pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM.
Menuju Indonesia Kuat: Peran Nyata di Tingkat Daerah
Peringatan Harkitnas ini menjadi pengingat bahwa pembangunan bangsa tidak hanya berlangsung di pusat, tetapi dimulai dari daerah, dari setiap unit kerja, dan dari kontribusi nyata setiap individu. Kantor Pertanahan Kabupaten Klungkung berkomitmen untuk terus mengambil bagian aktif dalam membangun Indonesia yang tangguh, melalui penyelenggaraan administrasi pertanahan yang modern, terpercaya, dan berpihak pada rakyat.
Melalui berbagai program prioritas seperti percepatan PTSL, Reforma Agraria, pelayanan digital, serta penyelesaian konflik agraria secara tuntas dan damai, semangat kebangkitan nasional diaktualisasikan dalam wujud kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.
Penutup: Jadikan Kebangkitan Sebagai Gerakan Kolektif
Peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-117 menjadi pengingat kolektif bahwa semangat kebangkitan adalah milik semua elemen bangsa. Dalam dunia pertanahan, kebangkitan itu berarti menghadirkan kepastian hukum, memberantas praktik tidak adil, mempercepat layanan publik, dan memastikan bahwa tanah sebagai sumber kehidupan dapat diakses dan dimanfaatkan secara adil untuk kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia.
Mari jadikan Harkitnas ke-117 ini sebagai momentum untuk melangkah bersama, memperkuat solidaritas, dan menghadirkan perubahan positif, demi terwujudnya Indonesia yang kuat, adil, dan sejahtera. (*)
Editor : I Dewa Gede Rastana