Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Dua Setra di Susut Bangli Digali Pelaku Misterius, Polisi Temukan Belasan Titik Galian

I Made Mertawan • Kamis, 22 Mei 2025 | 21:52 WIB
Polisi olah TKP penggalian kuburan di Desa Adat Demulih, Kecamatan Susut, Bangli, Bali, Selasa (20/5/2025).
Polisi olah TKP penggalian kuburan di Desa Adat Demulih, Kecamatan Susut, Bangli, Bali, Selasa (20/5/2025).

BALIEXPRESS.ID- Dua setra (kuburan) di Kecamatan Susut, Bangli, masing-masing di Desa Adat Tiga dan Desa Adat Demulih, diduga digali oleh orang tak dikenal.

Kejadian misterius ini pertama diketahui pada Senin (12/5/2025) di Setra Desa Adat Tiga.

Saat itu warga melaksanakan upacara roras dina atau 12 hari di setra pascapenguburan warganya yang meninggal dunia.

Mereka melihat bekas galian di beberapa titik setra. Area yang digali bukan pemakaman lama.

Curiga dengan kejadian itu, pihak desa adat melaporkan kasus itu Polsek Susut.

Beberapa hari berselang, hal serupa terjadi di setra Desa Adat Demulih, Kecamatan Susut.

Setra yang digali merupakan tempat pemakaman khusus bayi. Kejadian itu pertama kali diketahui oleh warga yang buang sampah tak jauh dari setra.

Hasil penyelidikan polisi menemukan sebanyak sebelas titik makam lama yang telah tergali.

“Tanah yang digali itu tidak terlalu besar. Kecil-kecil, tapi banyak dan itu makam sudah lama,” kata Kasat Reskrim Polres Bangli AKP I Gusti Ngurah Jaya Winangun.

Atas kesepakatan dengan pihak desa adat, bekas galian di setra Demulih kembali dibuka pada Selasa (20/5/2025).

Hal ini dilakukan untuk memastikan tidak ada benda yang hilang maupun dikubur di lokasi itu.

“Pihak Desa Adat Demulih memastikan tidak ada barang yang hilang. Barang yang dikubur juga tidak ada,” terang Jaya Winangun ditemui pada Kamis (22/2025).

Hingga saat ini, polisi mendalami motif pelaku karena tidak ada indikasi pencurian.

Pascakejadian, polsek se-Bangli juga diingatkan untuk mengintensifkan patroli dan memperkuat koordinasi dengan desa adat masing-masing.

“Kami masih mendalami motif pelaku menggali kubur tersebut,” tegasnya. (*)

 

 

Editor : I Made Mertawan
#bali #setra #bangli