Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Proyek Benoa Marina Resmi Jalan, Bali Siap Jadi Hub Wisata Bahari Dunia

Rika Riyanti • Jumat, 23 Mei 2025 | 01:44 WIB

 

DIBANGUN: Proyek pembangunan Bali Benoa Marina resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking yang digelar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Benoa, Denpasar, Kamis (22/5)
DIBANGUN: Proyek pembangunan Bali Benoa Marina resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking yang digelar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Benoa, Denpasar, Kamis (22/5)

 

 

BALIEXPRESS.ID - Proyek pembangunan Bali Benoa Marina resmi dimulai melalui seremoni groundbreaking yang digelar di kawasan Bali Maritime Tourism Hub (BMTH), Benoa, Denpasar, Kamis (22/5).

Proyek ini digadang-gadang menjadi pusat pertumbuhan ekonomi baru dan pengembangan wisata bahari di Bali.

Wakil Gubernur Bali, Nyoman Giri Prasta, yang hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan optimismenya terhadap pengaruh positif proyek ini terhadap masyarakat lokal.

Baca Juga: TBC di Bali Bukan Wabah, Tapi Ancaman Nyata yang Perlu Diwaspadai

Ia menekankan agar pembangunan tidak semata berorientasi pada investasi dan pariwisata, namun turut melibatkan dan memberdayakan warga sekitar.

“Kami berharap proyek ini menjadi kantong-kantong ekonomi baru bagi masyarakat Bali, khususnya di sekitar Benoa. Libatkan UMKM lokal, berdayakan nelayan dan pekerja lokal, sehingga manfaat ekonomi bisa dirasakan secara langsung oleh rakyat,” ujar Giri Prasta dalam sambutannya.

Ia juga berpesan kepada PT Pelabuhan Indonesia (Pelindo) agar tetap memperhatikan aspek ekologi dalam pelaksanaan proyek, khususnya dalam menjaga keberlangsungan biota laut dan keindahan alam bawah laut yang menjadi daya tarik utama kawasan ini.

Baca Juga: PETAKA! Cari Drone Jatuh, Pegawai Kominfo Badung Hilang Terseret Arus di Air Terjun Nungnung

Giri menilai, pembangunan Bali Benoa Marina merupakan bagian dari proses transformasi Pelabuhan Benoa menjadi pusat maritim pariwisata sesuai arahan pemerintah pusat.

Ia berharap fasilitas marina ini mampu menarik kunjungan yacht dan kapal pesiar internasional serta memperkuat posisi Bali dalam sektor wisata bahari global.

Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Luh Puspa, yang turut hadir dalam acara tersebut, menyoroti pentingnya arah pembangunan pariwisata Indonesia yang kini menitikberatkan pada kualitas.

Ia mengingatkan bahwa pengembangan destinasi wisata harus berkelanjutan dan berdampak nyata bagi lingkungan dan sosial.

“Indonesia sudah bergerak menuju pariwisata yang berkualitas. Bukan lagi soal jumlah wisatawan, tetapi kualitas pengalaman dan dampak yang dihasilkan. Saya berharap marina ini tumbuh dengan tetap menjaga prinsip quality tourism – memperhatikan keberlanjutan lingkungan, menghormati masyarakat lokal, dan memberikan dampak ekonomi serta sosial yang nyata,” ucapnya.

Luh Puspa juga menggarisbawahi bahwa Bali telah ditetapkan sebagai kawasan regenerative tourism dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

Baca Juga: Tim Residu PTSL Tahun 2019 Laksanakan Verifikasi Lapangan di Desa Kamasan untuk Konfirmasi Kelengkapan Data Administrasi

Oleh karena itu, pembangunan infrastruktur pariwisata, termasuk marina, diharapkan tetap selaras dengan nilai-nilai lokal seperti Tri Hita Karana serta mempertahankan arsitektur khas Bali.

Sementara itu, Direktur Strategi PT Pelindo (Persero), Prasetyo, menjelaskan bahwa proyek Bali Benoa Marina merupakan langkah strategis dalam mendorong transformasi Pelabuhan Benoa menjadi pusat wisata bahari berstandar internasional.

“Proyek ini adalah milestone dalam pengembangan Pelabuhan Benoa menjadi pusat marina tourism di Indonesia. Sebagai negara kepulauan dengan destinasi wisata bahari kelas dunia, seperti Labuan Bajo, Karimunjawa, dan Raja Ampat, Indonesia membutuhkan infrastruktur marina yang bertaraf internasional — dan Bali adalah titik awal yang sangat tepat,” terang Prasetyo.

Baca Juga: BAM DPR RI Tak Bisa Lagi Tutup Mata, Buleleng Butuh Intervensi Pendidikan

Ia menambahkan bahwa Bali, sebagai destinasi kelas dunia, memiliki potensi besar untuk menjadi pusat wisata yacht.

Marina ini dirancang dengan kapasitas awal 180 hingga 220 berth dan bisa dikembangkan hingga maksimal 500 berth.

“Sebelumnya belum ada marina di Indonesia yang dikembangkan dengan pendekatan standar internasional. Bali sangat cocok menjadi hub utama marine tourism. Potensi ekonomi dari layanan marina ini sangat besar,” sambungnya.

Baca Juga: Selain Bimbel, Pemkab Badung Rancang Program Sarjana Gratis

Dengan sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan BUMN, proyek Bali Benoa Marina diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi masyarakat sekaligus simbol kemajuan sektor wisata bahari nasional.

Acara ini turut dihadiri oleh Wakil Wali Kota Denpasar, jajaran eksekutif Pelindo Regional, perwakilan PT MDI, serta sejumlah undangan dari sektor terkait lainnya.(***)

Editor : Rika Riyanti
#Bali Benoa Marina #bahari #pelabuhan benoa #giri prasta #Bali Maritim Tourism Hub