BALIEXPRESS.ID– Latihan silat yang seharusnya menjadi ajang pembentukan mental dan fisik justru berubah menjadi petaka.
MPS,17, remaja asal Dukuh Klimas, Desa Sendang, Kecamatan Karanggede, Boyolali, ditemukan meninggal dunia saat mengikuti latihan silat pada Rabu malam (21/5/2025).
Peristiwa mengejutkan ini terjadi di Dukuh Brejen, Desa Karangkepoh, wilayah yang masih berada di kecamatan yang sama. Kabar duka tersebut sontak menggemparkan warga sekitar.
Jenazah MPS langsung dibawa ke RSUD dr. Moewardi Solo untuk menjalani otopsi demi mengungkap penyebab pasti kematian.
Kasatreskrim Polres Boyolali AKP Joko Purwadi mengungkapkan bahwa pihaknya telah turun langsung ke rumah duka untuk menggali keterangan.
“Kami masih melakukan penyelidikan. Beberapa rekan latihan korban juga telah kami mintai keterangan,” jelasnya saat ditemui Kamis (22/5/2025).
Kepala Desa Sendang, Sukimin, turut bersaksi atas kabar duka yang diterimanya pada Kamis dini hari sekitar pukul 02.00.
“Saya diberi tahu oleh tukang parkir, katanya ada warga saya yang dibawa ke Rumah Sakit Sisma Medika Karanggede,” tutur Sukimin.
Sesampainya di rumah sakit, Sukimin yang merupakan tetangga dekat korban mengaku terkejut saat melihat kondisi MPS sudah tak bernyawa.
Ia menyebut hanya melihat luka lecet di bagian jari kaki dan tak menemukan tanda kekerasan di wajah korban.
Pihak keluarga pun dibuat terpukul. Mereka menegaskan bahwa MPS selama ini tidak memiliki riwayat penyakit apapun.
Saat ini, jenazah MPS masih berada di RS Moewardi Solo untuk proses otopsi lebih lanjut.
Sang ayah, yang tengah bekerja di Jakarta, dikabarkan sedang dalam perjalanan menuju Boyolali. (*)
Editor : I Made Mertawan