Bali Balinese Internasional Nasional Nusantara Wisata & Travel Sportainment Politik Kolom Kesehatan Hiburan Features Bisnis Advertorial

Realisasi Program MBG Masih Minim, Klungkung Baru Miliki Satu Dapur Umum

I Dewa Gede Rastana • Minggu, 1 Juni 2025 | 20:30 WIB
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana
Kepala Dinas Pendidikan Klungkung, I Ketut Sujana

BALIEXPRESS.ID – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang digulirkan pemerintah pusat sejak Februari 2025 masih belum terealisasi maksimal di Kabupaten Klungkung.

Hingga akhir Mei ini, baru satu dapur umum yang beroperasi dari total kebutuhan 12 dapur di seluruh kecamatan.

Dapur umum tersebut berlokasi di Dusun Tabu, Desa Selat. Sejak mulai beroperasi, dapur itu telah melayani 1.240 siswa dari 13 sekolah, meliputi enam TK, enam SD, dan satu SMP yang tersebar di empat desa, yaitu Tegak, Selat, Selisihan, dan Manduang.

“Satu dapur ini sudah melayani empat desa. Kami harapkan ke depan cakupannya bisa lebih luas dengan dukungan dapur tambahan di tiap kecamatan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (Disdikpora) Klungkung, I Ketut Sujana, didampingi Sekretaris Disdikpora I Nyoman Sukadana dan jajaran beberapa waktu lalu.

Ia menjelaskan, dari hasil koordinasi melalui pertemuan daring bersama Badan Gizi Nasional (BGN), percepatan pembangunan dapur umum menjadi langkah penting agar program MBG menjangkau lebih dari 48 ribu siswa di Klungkung. Pemerintah daerah pun didorong untuk segera menyiapkan lahan yang memadai.

Rencana pembangunan dapur umum akan difokuskan di setiap kecamatan, dengan rincian dua dapur di Kecamatan Nusa Penida, dua di Dawan, dua di Banjarangkan, dan tiga di wilayah Klungkung daratan. Setiap unit dapur membutuhkan lahan seluas 6 hingga 10 are.

Sujana juga menambahkan, pihaknya telah melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program MBG sejauh ini. Hasilnya cukup positif. Makanan yang disiapkan telah memenuhi standar gizi sesuai pedoman dari BGN, dan siswa pun menyambut antusias program tersebut.

“Kami akan terus meningkatkan koordinasi antara sekolah dengan penyedia bahan makanan, agar pasokan tetap terjaga dan pelayanan kepada siswa tidak terganggu,” pungkasnya. (*)

Editor : I Dewa Gede Rastana
#gratis #dinas pendidikan #dapur umum #BGN #Mbg #klungkung